Pengobatan Tradisional Bekam Masih Diminati di Zaman Sekarang
- 28 Apr 2025 19:30 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Di tengah pesatnya perkembangan dunia medis modern, pengobatan tradisional seperti bekam rupanya masih menjadi pilihan banyak masyarakat. Di Kediri, praktik bekam tetap eksis dan diminati oleh berbagai kalangan, baik muda maupun tua.
Sunandar, seorang terapis bekam yang sudah lebih dari 15 tahun menekuni profesi ini, mengungkapkan bahwa permintaan layanan bekam justru mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, bekam dipercaya mampu membantu melancarkan peredaran darah, mengurangi pegal-pegal, serta meningkatkan daya tahan tubuh.
"Alhamdulillah, pasien terus berdatangan. Banyak dari mereka yang mengeluh cepat lelah, migrain, hingga pegal-pegal. Setelah bekam, mereka merasa lebih ringan dan segar," ujar Sunandar saat ditemui di tempat praktiknya di Kampung Inggris, Pare, Kediri, Senin (28/4/2025).
Selain manfaat fisik, Sunandar juga menambahkan bahwa bekam sering kali menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin menjaga kesehatan secara alami tanpa banyak bergantung pada obat-obatan kimia.
Sementara itu, Deni, salah satu warga Kediri yang rutin melakukan terapi bekam, mengaku merasakan manfaat langsung dari metode pengobatan tradisional ini. Ia menceritakan, awalnya mencoba bekam atas rekomendasi temannya ketika sering mengalami kelelahan.
"Awalnya iseng ikut teman, ternyata badan jadi lebih enteng. Sekarang jadi rutin bekam sebulan sekali, apalagi kalau habis kerja berat," kata Deni.
Menurut Deni, selain lebih terjangkau, terapi bekam juga dirasakannya minim efek samping dibandingkan dengan konsumsi obat-obatan.
Popularitas bekam di era sekarang menunjukkan bahwa meskipun dunia medis terus berkembang, masyarakat tetap mempercayai warisan pengobatan tradisional sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan.