Atasi Banjir Luapan, Jembatan Cerme Grogol Dibangun Lebih Tinggi dan Lebar
- 01 Okt 2026 22:00 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito membangun kembali Jembatan Cerme yang selama bertahun-tahun menjadi titik rawan banjir luapan setiap musim penghujan
- Desain jembatan dibuat lebih tinggi dengan struktur komposit atau penggabungan material beton dan baja
RRI.CO.ID, Kediri - Upaya mengatasi banjir langganan di Kecamatan Grogol mulai direalisasikan. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito membangun kembali Jembatan Cerme yang selama bertahun-tahun menjadi titik rawan banjir luapan setiap musim penghujan datang.
Jembatan yang berada di atas DAM atau bendungan Cerme tersebut menjadi akses penghubung vital warga dari Dusun Santren Kidul dengan pusat Desa Cerme.
Diketahui, setiap musim penghujan, lokasi ini kerap dilanda banjir luapan akibat pilar tengah jembatan yang juga berfungsi sebagai pintu air bendungan tersumbat sedimen bercampur sampah maupun ranting yang terbawa arus.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama menyampaikan, pembangunan Jembatan Cerme tersebut menjadi atensi Mas Dhito dan diharapkan selesai sebelum musim penghujan tiba.
"Pekerjaan pembangunan Jembatan Cerme telah kita mulai dan ditargetkan selesai pada 21 November mendatang," katanya, pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Dalam proyek ini, jelas Irwan, desain jembatan dibuat lebih tinggi dengan struktur komposit atau penggabungan material beton dan baja. Panjang bentang 20 meter dengan lebar 4,5 meter atau lebih lebar dari ukuran sebelumnya.
Ia menambahkan, pilar tengah yang menjadi pintu air bendungan dibuat lebih rendah untuk menghindari terjadinya sumbatan ketika ada ranting yang terbawa arus. Desain baru ini diharapkan menjadi solusi permanen untuk mencegah timbulnya banjir akibat luapan.
"Dengan pembangunan Jembatan Cerme ini semoga memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang melintas utamanya saat musim penghujan," kata Irwan.
Pembangunan ini pun disambut antusias oleh warga Kabupaten Kediri. Ia mengaku, sangat lega karena jembatan yang menjadi akses sehari-harinya akhirnya diperbaiki.
"Alhamdulillah senang sekali akhirnya dibangun. Kalau hujan deras dulu jembatan tidak bisa dilewati karena air meluap, anak sekolah juga takut lewat. Semoga nanti kalau sudah jadi lebih aman dan tidak banjir lagi," kata Sri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....