Tingkatkan Ketrampilan, Warga Binaan Lapas Kediri Panen 120 Kg Ubi Cilembu

  • 29 Sep 2026 19:23 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kediri kembali berbuah hasil
  • Harapannya, kegiatan seperti ini terus berkembang sehingga semakin banyak produk yang dihasilkan sekaligus semakin banyak keterampilan yang diperoleh Warga Binaan

RRI.CO.ID, Kediri - Program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kediri kembali berbuah hasil. Warga Binaan berhasil memanen 120 kilogram ubi Cilembu dari lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lakuli, Selasa, 29 September 2026.

Kegiatan panen dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kediri, Gatot Tri Rahardjo, bersama jajaran pejabat struktural dan Warga Binaan yang terlibat dalam budidaya pertanian tersebut.

Kalapas Kediri Gatot Tri Rahardjo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata pelaksanaan pembinaan kemandirian yang tidak hanya berorientasi pada hasil produksi. Akan tetapi, juga pada proses pembekalan keterampilan bagi Warga Binaan.

"Panen ini menjadi bukti bahwa program pembinaan kemandirian terus berjalan dan memberikan hasil," kata Gatot.

Hal terpenting, imbuh Gatot, Warga Binaan mendapatkan pengalaman langsung mulai dari proses penanaman, perawatan hingga pemanenan.

"Pengalaman itu yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat," kata Gatot.

Ia menambahkan, hasil panen akan disalurkan dan didistribusikan sesuai dengan mekanisme pemanfaatan hasil pembinaan kemandirian.

"Setiap hasil dari program kemandirian akan kami manfaatkan dan distribusikan dengan baik. Harapannya, kegiatan seperti ini terus berkembang sehingga semakin banyak produk yang dihasilkan sekaligus semakin banyak keterampilan yang diperoleh Warga Binaan," katanya.

Sementara itu, seorang warga di Kota Kediri, Joko mengapresiasi upaya Lapas Kediri yang menambah keterampilan para Warga Binaan.

"Semoga kegiatan semacam ini dapat menginspirasi Warga Binaan saat mereka kembali ke tengah masyarakat," kata Joko.

Ia berharap pula, petugas Lapas Kediri juga terus mengembangkan kemampuan Warga Binaan melalui segala bidang. Dengan demikian, saat mereka dinyatakan selesai menjalani masa hukuman, maka bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri dan mampu menggerakkan ekonomi lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....