Akhiri Isolasi, Jembatan Garuda Dukung Konektivitas Warga Pandantoyo-Ngancar

  • 13 Agt 2026 21:23 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Jembatan Garuda yang menghubungkan dua desa tersebut resmi dilaunching Presiden RI Jenderal TNI Purn. H. Prabowo Subianto
  • Jembatan Garuda bukan sekadar beton dan baja, ini adalah sayap-sayap yang akan mengangkat desa-desa kita keluar dari keterisolasian

RRI.CO.ID, Kediri - Warga Desa Pandantoyo dan Desa Ngancar, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri kini memiliki akses penghubung baru. Momentum ini menjadi bersejarah bagi masyarakat, karena Jembatan Garuda yang menghubungkan dua desa tersebut resmi dilaunching Presiden RI Prabowo Subianto.

Agenda peresmian ini digelar secara serentak bersama 3.364 jembatan lain dan 3.000 titik air bersih di seluruh Indonesia, Kamis 13 Agustus 2026. Kegiatan dipusatkan secara daring dari Istana Negara Jakarta dan diikuti langsung Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah bersama jajaran dan Forkopimda di Dusun Ngancar, Desa Ngancar, Kecamatan Ngancar.

Sementara itu, selama puluhan tahun, warga Pandantoyo dan Ngancar harus menghadapi kesulitan saat menyeberang, terutama saat musim hujan. Anak sekolah sering terlambat, distribusi hasil tani terhambat, dan akses ke layanan kesehatan menjadi terbatas.

Dalam laporan dari Kali Cilodong Bekasi, KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan, program Jembatan Garuda dan Air Bersih merupakan wujud nyata Asta Cita Presiden. Sebanyak 3.365 Jembatan Garuda akan dibangun dan dirawat oleh Satuan Kewilayahan TNI AD bersama Kementerian PUPR dan Pemerintah Daerah.

"Tujuannya memutus rantai keterisolasian, agar hasil tani cepat sampai pasar, anak sekolah tidak putus, dan ambulans bisa masuk. 3.000 Titik Air Bersih akan dikerjakan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa. Karena kami percaya, air bersih adalah hak dasar dan pangkal dari kesehatan," ujar Maruli Simanjuntak.

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dalam laporannya dari Kabupaten Lebak Banten menegaskan, Polri siap mendukung penuh program ini. Jajaran Polda, Polres, Polsek bersama TNI akan mengawal proses pembangunan sampai selesai. Melalui Bhabinkamtibmas bersama Babinsa, Polri juga akan mengajak masyarakat menjaga dan merawat jembatan serta fasilitas air bersih.

Presiden Prabowo dalam sambutannya menyebut hari ini sebagai hari bersejarah."Jembatan Garuda bukan sekadar beton dan baja, ini adalah sayap-sayap yang akan mengangkat desa-desa kita keluar dari keterisolasian. Air bersih bukan sekadar pipa dan keran, tapi ini adalah kehidupan, ini adalah kesehatan, ini adalah masa depan anak-anak kita," kata Presiden.

Pada kesempatan ini, Presiden juga memerintahkan TNI AD, Kementerian PUPR, Kemendes, dan Pemda untuk bersinergi."Tekad kita sederhana. Tidak ada rakyat yang tertinggal. Tidak ada desa yang terisolir. Tidak ada anak Indonesia yang haus air bersih," tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Dandim 0809/Kediri Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah menyatakan, Kodim 0809/Kediri beserta seluruh jajaran siap mendukung penuh program strategis pemerintah. Kehadiran Jembatan Garuda Pandantoyo-Ngancar dan titik air bersih dinilai sangat vital untuk menggerakkan roda perekonomian lokal serta memenuhi kebutuhan dasar warga.

"Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat akan terus kami perkuat. Kami berkomitmen mengawal dan merawat setiap fasilitas publik agar manfaatnya berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten dan Kota Kediri," kata Dhavid.

Lebih lanjut, kegiatan daring juga diikuti seluruh jajaran Forkopimcam di wilayah Kabupaten dan Kota Kediri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....