Waspada, Bakar Sampah Sembarangan Picu Kebakaran Sepah Tebu

  • 19 Jul 2026 19:32 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri berhasil memadamkan kebakaran sepah tebu milik H. Roni di Dusun Slumbung, Desa Slumbung, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri
  • Masyarakat diimbau untuk tidak meninggalkan pembakaran sampah dan memastikan api benar-benar padam, terutama saat musim kemarau

RRI.CO.ID, Kediri - Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri berhasil memadamkan kebakaran sepah tebu milik Roni di Dusun Slumbung, Desa Slumbung, Kecamatan Ngadiluwih, Minggu 19 Juli 2026.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.50 WIB di RT 002 RW 002, Dusun Slumbung. Petugas menerima laporan dari warga bernama Ida Marsahira melalui nomor 082132139800 pada pukul 10.39 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Damkar Pos Ngadiluwih langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 10.41 WIB dan tiba di lokasi 8 menit kemudian, tepatnya pukul 10.49 WIB.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono dalam laporannya menyebutkan, kebakaran diduga berasal dari rembetan pembakaran sampah yang tidak diawasi.

Api yang tertiup angin kemudian merembet ke tumpukan sepah tebu yang berada tidak jauh dari lokasi pembakaran sampah milik warga.Untuk memadamkan api, petugas mengerahkan 2 unit armada pemadam.

"Ada 1 unit dari Pos Ngadiluwih kapasitas 2.500 liter dan 1 unit dari Pos Pare kapasitas 5.000 liter dengan jumlah 6 personil.Proses pemadaman berlangsung sekitar 2 jam," kata Kaleb.

Lalu, imbuhnya, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 12.50 WIB sesuai dengan SOP yang berlaku. Bahkan, Bidang Pencegahan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kediri yang menjadi pelaksana kegiatan di lapangan memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

"Data kerugian materiil akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp50 juta. Sementara aset yang berhasil diselamatkan petugas mencapai Rp350 juta," katanya.

Petugas di lapangan, lanjutnya, juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih menyala dan berpotensi memicu kebakaran susulan.

"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah. Terutama pada musim kemarau dan di area yang dekat dengan bahan mudah terbakar. Kami juga meminta warga segera melapor jika melihat kejadian kebakaran agar dapat ditangani dengan cepat oleh petugas Damkar," ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Bagus Ardianto, warga Kabupaten Kediri. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak meninggalkan pembakaran sampah dan memastikan api benar-benar padam, terutama pada musim kemarau.

"Kami tidak ingin kejadian ini terulang lagi dan merugikan banyak pihak," kata Bagus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....