Jarak, Biaya, dan Stigma Bukan Penghalang Pendidikan
- 14 Jul 2026 06:23 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri – Jarak, biaya, maupun stigma sosial tidak lagi menjadi alasan bagi masyarakat untuk tidak mengenyam pendidikan. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah bersama satuan pendidikan untuk memastikan setiap anak memperoleh hak yang sama dalam mengakses layanan pendidikan yang layak.
Koordinator Pengawas Sekolah Kabupaten Kediri, Juarti, mengatakan bahwa persoalan jarak, biaya, dan stigma seharusnya tidak lagi menjadi hambatan dalam memperoleh pendidikan. Menurutnya, berbagai kebijakan telah disiapkan untuk memastikan layanan pendidikan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
"Dari biaya, jarak dan stigma, tolong hilangkan semua itu karena hanya menjadi stigma negatif. Maka semua masyarakat diharapkan mendukung sekolah inklusif," kata Juarti, Senin 13 Juli 2026.
Pemerintah terus memperluas akses pendidikan melalui penyelenggaraan sekolah inklusif di berbagai wilayah. Dengan adanya sekolah yang lebih dekat dengan tempat tinggal masyarakat, peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus, memiliki kesempatan yang lebih besar untuk bersekolah tanpa terkendala jarak.
Selain kemudahan akses, pemerintah juga menghadirkan berbagai program bantuan pendidikan bagi keluarga kurang mampu. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban biaya sekolah sehingga tidak ada lagi anak yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.
Ia menjelaskan, saat ini sekolah inklusif telah tersedia di setiap kecamatan di Kabupaten Kediri. Kehadiran sekolah tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan layanan pendidikan yang merata bagi semua anak, baik peserta didik reguler maupun anak berkebutuhan khusus.
Juarti juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghapus pandangan negatif terhadap pendidikan inklusif. Menurutnya, dukungan dari keluarga, lingkungan, dan masyarakat sangat penting agar setiap anak merasa percaya diri dan nyaman mengikuti proses belajar di sekolah.
Melalui kemudahan akses, dukungan pembiayaan, dan meningkatnya penerimaan masyarakat terhadap sekolah inklusif, diharapkan semakin banyak anak yang dapat melanjutkan pendidikan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan pemerataan pendidikan yang berkualitas dan tanpa diskriminasi di Kabupaten Kediri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....