Pengembangan Budidaya Uwi Ungu di Kediri Kian Menjanjikan

  • 10 Jun 2026 10:42 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Hamparan tanaman uwi ungu di lahan binaan Polsek Wates, Polres Kediri, kini tumbuh subur
  • Budidaya uwi ungu ini dapat menjadi contoh pengembangan komoditas pangan alternatif di Kabupaten Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Hamparan tanaman uwi ungu di lahan binaan Polsek Wates, Polres Kediri, kini tumbuh subur. Tanaman umbi-umbian yang dikembangkan sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional tersebut menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

Setiap hari, anggota Polsek Wates turun langsung ke lahan untuk memantau pertumbuhan tanaman. Mulai dari kondisi batang, daun, hingga kualitas lahan, semuanya diperiksa secara rutin guna memastikan tanaman dapat tumbuh optimal hingga masa panen.

Kapolsek Wates AKP Agus Sudarjanto mengatakan, pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi salah satu kunci keberhasilan budidaya uwi ungu di wilayahnya. "Dengan pendampingan dan pemantauan rutin yang dilakukan anggota Polsek Wates setiap hari, tanaman umbi-umbian tersebut tumbuh sehat dan berkembang dengan baik," ujarnya, Rabu, 10 Juni 2026.

Menurut AKP Agus, program budidaya uwi ungu merupakan bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif. Lebih dari sekadar menanam, program ini juga menjadi upaya mendorong masyarakat untuk mengenal dan mengembangkan pangan lokal yang memiliki nilai gizi tinggi.

Uwi ungu dipilih karena selain kaya manfaat, tanaman ini juga memiliki prospek ekonomi yang cukup menjanjikan dan mampu tumbuh di berbagai kondisi lahan. "Setiap hari anggota kami melakukan pengecekan kondisi tanaman, mulai dari pertumbuhan batang, daun, hingga kondisi lahan. Alhamdulillah, saat ini perkembangan tanaman uwi ungu sangat baik dan menunjukkan hasil yang positif," katanya.

Keberhasilan budidaya ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak. Selain jajaran kepolisian, program tersebut mendapat dukungan dari PCTA Indonesia, Pondok Jati Diri Bangsa, Pemerintah Kabupaten Kediri, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, Forkopimcam Wates, hingga kelompok tani setempat yang aktif terlibat dalam proses penanaman dan perawatan.

Sinergi tersebut menunjukkan bahwa upaya mewujudkan ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. AKP Agus berharap, budidaya uwi ungu ini dapat menjadi contoh pengembangan komoditas pangan alternatif di Kabupaten Kediri. Selain mendukung ketersediaan pangan, program tersebut diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami akan terus mendampingi dan memantau perkembangan tanaman hingga masa panen. Harapannya, program ini dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....