Pemkab Jombang Cari Solusi Penyediaan Lahan untuk Bangun 96 Gerai KDKMP

  • 28 Mei 2026 13:05 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang tengah mencari solusi atas keterbatasan lahan yang menghambat pembangunan 96 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Upaya tersebut dilakukan agar program nasional yang ditujukan untuk memperkuat ekonomi desa dan kelurahan tetap dapat berjalan meski sejumlah wilayah belum mampu memenuhi persyaratan penyediaan lahan.

Asisten Administrasi Umum Setdakab Jombang, Syaiful Anwar, mengatakan kendala utama yang dihadapi adalah ketentuan luas lahan minimal 20 x 30 meter sebagaimana yang diatur pemerintah pusat. Menurutnya, tidak semua desa maupun kelurahan memiliki aset tanah dengan ukuran yang sesuai untuk pembangunan gerai koperasi tersebut.

“Persyaratan luas lahan yang ditetapkan memang menjadi tantangan bagi daerah. Di beberapa lokasi, terutama wilayah yang padat penduduk, cukup sulit menemukan aset tanah yang memenuhi ukuran yang telah ditentukan,” ujar Syaiful, Kamis, 28 Mei 2026.

Ia menjelaskan, persoalan tersebut banyak ditemui di sejumlah kelurahan dan desa yang minim ketersediaan lahan kosong. Di sisi lain, keterbatasan anggaran daerah membuat opsi pembelian tanah baru belum dapat dilakukan secara optimal.

“Apabila harus melakukan pengadaan lahan melalui pembelian, tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Dalam situasi efisiensi anggaran saat ini, kemampuan pemerintah daerah maupun pemerintah desa masih terbatas untuk menanggung kebutuhan tersebut,” katanya.

Karena itu, Pemkab Jombang berencana meminta arahan lebih lanjut kepada pemerintah pusat terkait kemungkinan alternatif penyediaan lahan bagi wilayah yang tidak dapat memenuhi ketentuan ukuran lahan. Langkah tersebut dinilai penting agar pembangunan gerai KDKMP tidak terhambat.

“Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendapatkan solusi terbaik. Sebab ada beberapa kelurahan yang memang tidak memiliki aset tanah sesuai ukuran yang dipersyaratkan,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi menyebut progres pembangunan KDKMP di wilayahnya terus berjalan. Hingga akhir Mei 2026, dari total 306 desa dan kelurahan, sebanyak 210 telah memasuki tahap pembangunan, sedangkan 167 di antaranya sudah rampung sepenuhnya.

“Sebagian besar desa dan kelurahan sudah bergerak membangun. Saat ini terdapat 210 lokasi yang berproses dan 167 di antaranya telah selesai 100 persen. Sisanya masih menunggu penyelesaian sejumlah kendala, termasuk persoalan lahan,” kata Warsubi.

Pemkab Jombang berharap adanya fleksibilitas kebijakan dari pemerintah pusat sehingga desa dan kelurahan yang mengalami keterbatasan lahan tetap dapat merealisasikan pembangunan gerai KDKMP tanpa menghambat target pelaksanaan program.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....