Dinkes Kota Kediri Temukan Dugaan E Coli pada Menu MBG
- 27 Apr 2026 20:16 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Dinkes Kota Kediri Ungkap Menu MBG Diduga Mengandung E-Coli
- Ada temuan Bakteri E-Coli dalam menu yang diolah SPPG Tempurejo Kota Kediri dan dibagikan pada tanggal 22 April 2026 yakni masakan Ayam Teriyaki serta Sup Kacang Merah
- Atas kejadian ini, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati mengeluarkan kebijakan suspend terhadap SPPG Tempurejo
RRI.CO.ID, Kediri - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri mengungkap beragam jenis menu makanan bergizi gratis (MBG) yang diduga mengandung bakteri Escerichia Coli (E-Coli).
Dengan dugaan kandungan Bakteri E-Coli dalam menu MBG di SPPG Tempurejo, Kota Kediri hal itu mengakibatkan 73 pelajar sejumlah SD keracunan makanan pada 22 April 2026.
Pernyataan ini diungkapkan PLT Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, Hamida, di Kota Kediri, Senin, 27 April 2026.
Menurutnya, dugaan kandungan Bakteri E-Coli tersebut telah sesuai dengan hasil pemeriksaan UPT Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Kediri pada sampel makanan yang diambil dari menu MBG produksi SPPG Tempurejo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.
"Dari sampel makanan yang diteliti, hasilnya ada temuan Bakteri E-Coli dalam menu yang diolah SPPG Tempurejo dan dibagikan pada tanggal 22 April 2026 yakni masakan Ayam Teriyaki serta Sup Kacang Merah. Sementara untuk menu makanan Orak-arik Tahu Wortel setelah diperiksa di Laboratorium tidak mengandung bakteri E-Coli," kata PLT Kadinkes Kota Kediri, Hamida.
Atas kejadian keracunan makanan tersebut, Hamida menyatakan, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati mengeluarkan kebijakan untuk melakukan suspend terhadap SPPG Tempurejo.
"Kami menyampaikan apresiasi atas kebijakan yang diambil Pemerintah Kota Kediri melalui Mbak Wali Vinanda. Hal ini mengingat jumlah korban pelajar yang terdampak sangat banyak, dan kami tidak ingin ada korban lain yang berjatuhan, semoga kasus ini yang terakhir," katanya.
Terkait dengan kondisi korban keracunan, Hamida mengemukakan, sebanyak 53 pelajar di SD Ketami 2 Kota Kediri sudah makin membaik. Dengan demikian, bisa dikatakan mereka tidak lagi merasakan mual, dan pusing.
"Untuk pelajar yang keracunan di SD Ketami 2 ini, memang sudah membaik. Tapi, untuk hari ini ada tiga anak tidak masuk sekolah dengan rincian satu orang anak masih mengalami sakit batuk pilek, dan dua anak lainnya tidak masuk sekolah karena diajak orang tuanya ada kepentingan keluarga," ungkapnya.
Lebih lanjut, untuk kondisi anak-anak yang keracunan menu MBG di SD Tempurejo Kota Kediri hingga saat ini terpantau aman dan tidak lagi merasakan keluhan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....