Ratusan Masyarakat Padati Pasar Murah di Desa Toyoresmi

  • 11 Mar 2026 14:39 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Ratusan masyarakat tanpa memadati agenda pasar murah di Desa Toyoresmi, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Rabu 11 Maret 2026. "Alhamdulillah kami sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut," kata Dewi, salah satu pembeli di Pasar Murah Desa Toyoresmi, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

Dewi menyatakan, harga sembako yang dijual di pasar murah tersebut jauh lebih terjangkau bila dibandingkan di pasaran. "Tadi sudah berkeliling dan coba membeli, saya lihat selisihnya harganya lumayan banyak," katanya.

Hadir di lokasi ini, Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa (Mbak Chica). Ia mengemukakan, kegiatan bazar murah ini diharapkan bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Lebaran.

"Kami berharap bisa membantu perekonomian warga di sini, sehingga mereka bisa membeli kebutuhan dengan harga lebih murah daripada di pasar dan bisa dimanfaatkan sampai Hari Raya, Lebaran," kata Mbak Cicha.

Pasar murah tersebut diikuti puluhan pelaku UMKM yang menjual berbagai kebutuhan pangan. Seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur, bawang merah, bawang putih hingga cabai.

Kepala Desa Toyoresmi, Gatot Siswanto, memberi apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang turut menyukseskan kegiatan pasar murah ini. "Kami berterima kasih kepada Pemkab Kediri, karena kegiatan ini dapat terlaksana. Harapannya, agenda serupa dapat terus digelar secara rutin demi membantu masyarakat serta mendukung pelaku UMKM desa," kata Gatot.

Lebih lanjut, pada kegiatan ini, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran, di antaranya gula pasir sebanyak 500 kilogram yang dijual Rp15 ribu per kilogram, sedangkan harga di pasaran sekitar Rp18 ribu. Namun, pembelian gula dibatasi, yakni maksimal lima kilogram per orang. Ada juga beras SPHP sebanyak 1,5 ton yang dijual Rp57 ribu per kemasan, sedangkan harga di pasaran Rp59 ribu per kemasan.

Lalu, minyak goreng jenis Minyakita sebanyak 30 dus juga dijual dengan harga Rp15.700 sedangkan di pasaran seharga Rp19.000 per liter. Kemudian, telur dijual sekitar Rp26 ribu atau lebih murah dibandingkan di pasaran Rp28 ribu per kilogram, bawang merah Rp25 ribu (di pasaran Rp40 ribu per kilogram), serta cabai yang dijual Rp75 ribu (di pasaran Rp83 ribu) per kilogram.

Sebagai informasi, agenda ini terselenggara dengan dukungan sejumlah instansi, di antaranya DKPP, Bulog, PG Mrican, serta Dinas Pertanian setempat.

Rekomendasi Berita