SPPG Menjadi Pasar Baru Bagi Petani

  • 03 Mar 2026 18:25 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Dengan banyaknya pendirian SPPG atau dapur yang menyediakan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan pasar baru yang menyerap produk hasil pertanian. Sehingga produk yang dihasilkan petani mendapat penambahan pangsa pasar, sehingga harga hasil panen cenderung stabil dan lebih terjamin

Hal itu disampaikan Samsul Hidayah, Koordinator Bidang Budidaya, Pasca Panen dan Usaha Tani, pada Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri, Selasa, 3 Maret 2026.

"Dengan adanya penyerapan hasil pertanian oleh SPPG, mempermudah petani dalam memasarkan produk,” ujarnya.

Karena selama ini yang terjadi, naik turunnya harga hasil panen juga dipengaruhi oleh sedikit banyaknya permintaan konsumen di pasaran. “Dengan adanya SPPG ini menambah pasar baru dan pasarnya juga terjamin, serta dapat berkolaborasi terkait pemenuhan produk yang diperlukan,” katanya.

Diharapkan kedepan kolaborasi antara petani, mitra SPPG dan SPPG dapat lebih menjamin pasar dan mendukung usaha tani yang ada. Sementara Choirul Fathoni, Kepala SPPG Gedangsewu 3, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri mengatakan pihaknya tetap memberdayakan potensi masyarakat atau petani yang ada di sekitar dapur.

Keberadaan SPPG juga merupakan sebuah upaya untuk mengurangi pengangguran dan peningkatan perekonomian masyarakat, baik petani, UMKM, maupun pemilik usaha lainnya. “Komitmen kami yaitu sebisa mungkin kita menyerap hasil dari hasil bumi wilayah sekitar SPPG, kita juga ikut membantu dalam peningkatan perekonomian dan menu yang kita berikan tidak asal-asalan,” ucapnya.

Samsul menambahkan para petani maupun ketua kelompok tani dapat melakukan kerjasama dengan SPPG setempat, untuk menyuplai bahan baku yang dibutuhkan dalam menyiapkan menu MBG. Dengan adanya kontrak atau kesepakatan dengan petani, maka SPPG mendapatkan kualitas produk yang terjamin dan harga tingkat petani yang lebih rendah dari harga pasar.

Rekomendasi Berita