Lestarikan Budaya, TMMD Hadirkan Reog dan Seni Jaranan

  • 14 Feb 2026 18:50 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Untuk memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat, pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Kediri melestarikan budaya lokal.

Hal itu diwujudkan dengan pagelaran seni Kuda Lumping dan Reog Panji Laras khas Kediri yang digelar di Lapangan Dusun Sumberbahagia, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kabupaten Kediri, Sabtu, 14 Februari 2026.

Kepala Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Dari Purwanto menyatakan, kegiatan TMMD nonfisik tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kediri dengan Kodim 0809/Kediri.

"Langkah ini sebagai bagian dari upaya menyukseskan TMMD ke-127 yang tahun ini dipusatkan di Desa Gadungan," kata Dari Purwanto.

Ia mengatakan, pagelaran seni tradisional itu disambut antusias masyarakat. Pada kesempatan ini hadir sekitar 700 warga dari berbagai kalangan.

"Mereka memadati lokasi sejak siang hari untuk menyaksikan pertunjukan kudalumping dan reog yang sarat nilai budaya, kebersamaan, serta kearifan lokal," katanya.

Dari menambahkan, kegiatan budaya menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD. Hal ini karena, mampu menyatukan masyarakat dan memperkuat rasa memiliki terhadap program pembangunan desa.

"TMMD bukan hanya membangun jalan atau fasilitas fisik, tetapi juga membangun kebersamaan menghidupkan UMKM," katanya.

Secara umum, tambah Dari, budaya adalah perekat sosial yang mampu menyatukan warga dari berbagai latar belakang. Upaya ini untuk saling mendukung pembangunan desa.

"Keterlibatan seni tradisional lokal juga menjadi langkah menjaga warisan budaya, agar tetap hidup di tengah masyarakat, khususnya generasi muda," ujarnya.

Di tempat sama, Satgas TMMD, Lettu Inf Sunarno, menyampaikan, kegiatan nonfisik seperti pentas seni menjadi sarana efektif untuk mewukudkan silaturahmi. Bahkan, menjalin kerukunan TNI dengan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

"Melalui kegiatan budaya, TNI hadir tidak hanya sebagai pelaksana pembangunan, tetapi juga sebagai bagian peningkatan sektor usaha kecil masyarakat UMKM dan mengobati penat setelah menjani pekerjaan masing," kata Sunarno.

Selain itu, lanjutnya, hal ini sejalan dengan semangat TMMD untuk membangun desa secara menyeluruh, baik fisik maupun sosial. Pagelaran seni jaranan dan reog berlangsung mulai pukul 11.00 WIB hingga 17.00 WIB dan berjalan dengan aman serta lancar. Selain menjadi hiburan rakyat, peningkatan UMKM juga memperkuat nilai gotong royong, toleransi, dan kebersamaan warga Desa Gadungan.

Ia berharap, melalui pendekatan budaya dalam TMMD ke-127, Pemerintah Kabupaten Kediri dan Kodim 0809/Kediri berharap pembangunan desa dapat berjalan lebih berkelanjutan."Agenda ini dengan membuat masyarakat, tidak hanya menjadi objek. Akan tetapi juga subjek pembangunan yang aktif dan solid secara sosial," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....