Menjelang Ramadan, Pemkab Jombang dan Bapanas Sidak Pasar
- 13 Feb 2026 18:51 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Pemerintah Kabupaten Jombang bersama Badan Pangan Nasional melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pon, Kecamatan Kaliwungu, pada Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan yang ditujukan untuk memastikan ketersediaan stok serta kestabilan harga bahan pokok di pasaran ini, dipimpin langsung oleh Bupati Jombang Warsubi, bersama jajaran Forkopimda, serta Puspa Dewi, Kepala Subbagian Tata Usaha Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan.
Tim gabungan menyisir lapak pedagang satu per satu untuk memantau harga dan pasokan komoditas utama, seperti beras, telur, cabai, daging, serta bawang. Hasil pantauan menunjukkan sebagian harga bahan pangan mengalami penurunan, sementara beberapa komoditas masih fluktuatif.
Bupati Jombang Warsubi menyampaikan bahwa sidak pasar menjadi langkah antisipatif pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan menjelang Ramadan. “Kami turun langsung bersama Satgas Pangan dan Bapanas untuk memastikan pasokan bahan pokok tersedia dan pergerakan harga di pasar tetap terkendali,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah telah menyiapkan langkah lanjutan jika terjadi gejolak harga. “Apabila ke depan terjadi lonjakan harga yang signifikan, kami siap melakukan operasi pasar bekerja sama dengan Bulog,” katanya.
Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Pon, beras SPHP medium tercatat sekitar Rp12.000 per kilogram, sedangkan beras premium berada di kisaran Rp14.900 per kilogram. Harga telur ayam tercatat mengalami kenaikan tipis dari Rp28.000 menjadi Rp29.000 per kilogram.
“Untuk daging sapi masih relatif stabil di kisaran Rp110.000 per kilogram, sementara daging ayam berada pada rentang Rp28.000 hingga Rp29.000. Bawang merah tercatat sekitar Rp35.000 per kilogram, masih di bawah harga acuan, sedangkan bawang putih turun menjadi Rp28.000,” ujar Warsubi.
Secara keseluruhan, Bupati menyebut bahwa stok bahan pokok di Jombang aman dan kondisi harga relatif stabil untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan. Harga cabai rawit juga terpantau mengalami penurunan dari Rp80.000 menjadi Rp70.000 per kilogram. Adapun cabai besar dan cabai keriting masih berada di kisaran Rp28.000 hingga Rp30.000 per kilogram.
Sementara itu, Perwakilan Bapanas, Puspa Dewi, menilai harga cabai di Jombang relatif lebih rendah dibandingkan daerah sekitar. “Jika dibandingkan wilayah lain, seperti Kabupaten Kediri, harga cabai di Jombang masih lebih rendah. Ini menandakan pasokan masih mencukupi,” ujarnya.
Ia juga menyebut harga bawang merah di Jombang masih dalam batas aman, “Harga bawang merah sekitar Rp35.000 per kilogram masih sesuai standar dan tidak menunjukkan gejolak,” katanya.
Puspa Dewi mendorong pedagang untuk mempersingkat jalur distribusi agar harga tetap terjangkau, “Kami menyarankan pedagang mengambil pasokan langsung dari produsen atau pabrik sehingga harga jual ke konsumen tetap sesuai ketentuan,” tuturnya.
Selain melakukan sidak pasar, rombongan juga meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Jombang sebagai upaya intervensi harga bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....