Moderasi Beragama Disdik Resmikan Tiga Tempat Ibadah

  • 31 Jan 2026 21:41 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Dalam upaya mewujudkan moderasi beragama di lingkungan sekolah, dinas Pendidikan Kabupaten Kediri meresmikan pembangunan tiga tempat ibadah dalam satu sekolah. Pembangunan ketiga tempat ibadah tersebut berlokasi di SMPN 3 Grogol, Kabupaten Kediri.

Peresmian ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Musala untuk siswa beragama Islam. Kemudian pemangunan Pura untuk siswa beragama Hindu dan terakhir pembangunan Gereja yang bagi siswa beragama Kristen.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Dr. Mokhamad Muhsin, M.Pd., Sabtu, 31 Januari 2026 mengapresiasi adanya pembangunan tiga tempat ibadah sekaligus dalam satu lingkungan sekolah. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Kediri dalam hal ini Dinas Pendidikan, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiatif dan upaya SMPN 3 Grogol,” ujarnya.

Ia menambahkan Pemkab Kediri melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri memberikan dukungan penuh dalam pembangunan tiga tempat ibadah sekaligus, yaitu Musala, Pura, dan Gereja. “Kami berharap setelah tiga tempat ibadah ini berdiri bisa menjadi laboratorium pendidikan karakter moderasi beragama,” ucapnya.

Moderasi beragama di sekolah sangat penting untuk menanamkan nilai toleransi, keadilan, dan keseimbangan dalam beragama sejak dini. Guna menciptakan lingkungan belajar yang harmonis serta mencegah paham ekstremisme di kalangan siswa.

“Langkah ini untuk membangun generasi inklusif yang menghargai perbedaan, rukun, dan memperkuat kebhinnekaan, sejalan dengan tujuan pendidikan karakter,” katanya. Muhsin berharap pembanmgunan tiga tem;pat ibadah bagi siswa dapat mewujudkan karakter dan moderasi beragama bagi siswa, berlandaskan empat pilar utama: komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan penghargaan terhadap budaya lokal.

Menanamkan sikap moderasi dalam beragama merupakan salah satu tujuan untuk menciptakan siswa yang moderat. Pemahaman dan praktik moderasi beragama menjadi sangat penting untuk diajarkan pada lingkungan sekolah untuk memberikan pemahaman secara universal bukan secara parsial.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....