Moderasi Beragama Hadapi Tantangan Kuat di Era Digital

  • 13 Jan 2026 18:06 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Pentingnya moderasi beragama sebagai pilar kehidupan kini menghadapi tantangan yang semakin kuat seiring perkembangan digitalisasi teknologi modern. Hal ini disampaikan oleh Dr. Jasminto, M.Pd.I., M.Ag., Dekan Fakultas Agama Islam – Universitas Hasyim Ay’ari, Selasa (13/1/2026).

“Informasi saat ini semakin cepat dan luas hingga sebagian diantaranya memunculkan radikalisme, hoaks keagamaan, dan fanatisme sempit. Sekarang moderasi beragama bukan hanya mengenai toleransi antar umat beragama saja,” kata Jasminto seraya menegaskan bahwa pemahaman moralitas harus terus digaungkan untuk menghadapi tantangan.

Menurutnya, ada tiga hal penting yang harus diingat dalam penerapan moderasi beragama di era digital. “Pertama, realitas keberagaman agama, suku, ras, dan budaya. Kedua, tantangan untuk hidup dengan saling berdampingan, dan yang ketiga adalah sikap saling menghormati sebagai solusi,” ujar Jasminto memasuki pertengahan segmen obrolan, Selasa siang.

“Sisi perbedaan seiring perkembangan teknologi merupakan tantangan tersendiri yang dihadapi manusia karena pasti akan memunculkan stereotipe. Dialog-dialog yang melibatkan tokoh agama, pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh pemuda, bisa menjadi salah satu solusi yang ditawarkan untuk konsep moderasi beragama.”

Jasminto mengatakan bahwa moderasi beragama tidak hanya diharapkan mampu mencegah konflik dan kekerasan, tetapi juga mewujudkan kehidupan yang adil, inklusif, dan sejahtera. “Penerapan moderasi beragama bisa diterapkan di rumah, lingkungan pendidikan, dalam kehidupan bermasyarakat, hingga lingkup media sosial,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....