Pasangan Menolak Ber-KB Tantangan Kader Wujudkan Keluarga Sejahtera
- 20 Des 2025 15:56 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Adanya Pasangan Usia Subur (PUS) yang tidak mau ber-KB menjadi tantangan bagi kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dalam mewujudkan keluarga sejahtera. Salah satu peran dari PPKBD adalah memberikan edukasi kepada pasangan dalam merencanakan keluarga, agar tercipta anak atau generasi yang berkualitas, cerdas dan sehat.
Hal itu disampaikan Tasminingsih selaku Ketua PPKBD Desa Krenceng, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri dalam pertemuan bersama para kader Sub PPKBD sekaligus memperingati Hari Ibu tahun 2025 di Wisata Ragil Kuning, Sabtu (20/12/2025). Ia menambahkan untuk peningkatan kapasitas kader, Penyuluh KB kecamatan Kepung selalu memberikan penjelasan yang berkaitan dengan tupoksi PPKBD.
“Kesulitannya yaitu sasaran kita dari PUS yang tidak mau ber-KB dengan alasan efek sampingnya, padahal kan nggak seberapa untuk efek sampingnya. Yang kedua kaitannya dengan laporan rutin setiap bulan terkadang aplikasinya eror, karena setiap kader harus melaporkan R1 PUS, data bayi lahir, dan mengantar aseptor kef askes,” ujarnya.
Sementara Dija Aprilina, Penyuuh KB Kecamatan Kepung, dari BKKBN Provinsi Jawa Timur mengatakan pihaknya selalu menekankan kepada para kader PPKBD terkait program Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN. Terutama penggalakan penggunaan KB khususnya Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).
“Ada program quick win dari Kemendukbangga yaitu GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), ada GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), SIDAYA (Lansia Berdaya), dan TAMASYA (Taman Asuh Saying Anak). Salah satunya nanti juga ada Super Apss, tapi masih dalam proses pengembangan,” ucapnya.
Ia mengungkapkan masing-masing program dari Kemendukbangga/BKKBN memiliki tujuan, salah satunga GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), yaitu agar peran ayah dalam pengasuhan anak di keluarga lebih meningkat. Karena selam ini di Indonesia menghadapi fenomena fatherless yaitu kondisi di mana seorang anak tumbuh tanpa kehadiran atau peran aktif figur ayah, baik secara fisik maupun psikologis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....