DKD Kediri Lestarikan Rempah Nusantara dengan Penanaman Massal
- 06 Des 2025 11:26 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Kota Kediri, TNI, Polri, serta masyarakat setempat melestarikan rempah Nusantara dengan penanaman massal. "Kami bersama segenap pihak menggelar kegiatan pembinaan Linmas dan program penghijauan. Hal ini dilakukan melalui penanaman berbagai jenis pohon rempah dan tanaman konservasi," kata Kepala Kelurahan Ngletih, Mohamad Yusuf, saat menghadiri penanaman pohon rempah dan Tanaman Konservasi, di Lapangan Ngletih, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Sabtu (6/12/2025).
Menurutnya, program penanaman pohon mempunyai banyak manfaat. Misalnya mulai dari mengurangi polusi udara, menekan dampak pemanasan global, menjaga ketersediaan air tanah, hingga meningkatkan daya resap air.
"Dengan kondisi banyaknya banjir di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Sumatera dan Malang, menjadi pengingat pentingnya menjaga kelestarian hutan," katanya.
Pada kesempatan ini, Ketua DKD Kota Kediri, Yuwono Wahyu Alam, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Penanaman Rempah di seluruh Kecamatan Pesantren. Saat ini, di Kelurahan Ngletih, DKD menanam 50 jenis tanaman yang memiliki nilai manfaat serta fungsi konservasi.
"Di tempat ini, ada berbagai jenis tanaman yang ditanam," katanya.
Wahyu mencontohkan, ada Pohon Asem (±20 pohon) tanaman unggulan, Kedaung bijinya untuk kuaci/kuliner, Kopi Bariah/Daryah kopi khas Kediri, dan Jati Belanda daun untuk pengobatan kolesterol dan penurun berat badan. Ada pula, Kemiri rempah nasional, Kluwak/Geluak bahan bumbu rawon, Pohon Aren, Pohon Juwet/Juwet (Cuwet) – dikenal dengan khasiat untuk diare dan kencing manis, Kesumba Keling, Legundi – tanaman khas Kediri era Kerajaan, Mahkota Dewa, Tanaman aromatik (Blendok), Pohun Uang/Pacira.
besar tanaman tersebut merupakan tanaman konservasi yang mampu tumbuh besar, memberikan keteduhan, mencegah longsor, dan menambah ruang hijau kota.
"Selain itu, upaya ini wujud nyata pelestarian pengetahuan tradisional tentang rempah-rempah, salah satu dari 10 unsur kemajuan kebudayaan. Budaya menanam pohon adalah warisan nenek moyang yang harus dilestarikan," katanya.
Lebih lanjut, saat ini DKD bersama Koramil dan tokoh masyarakat telah menyepakati target penanaman sekitar 1.000 pohon. Langkah ini, mencakup pohon asem dan berbagai tanaman rempah di seluruh kelurahan di Kecamatan Pesantren.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....