Terminal Pare Benahi Sarpras jelang Arus Mudik Lebaran
- 08 Mar 2026 14:55 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Untuk memberikan layanan terbaik bagi penumpang saat arus mudik lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, Terminal Pare, Kabupaten Kediri telah mempersiapkan sarana dan prasarana. Kenyamanan dan keamanan penumpang merupakan hal utama yang harus di perhatikan pada momen arus mudik penumpang.
Petugas Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur di Terminal Pare, Siswanto, Minggu, 8 Maret 2026, menjelaskan persiapan jelang arus mudik, kebersihan ruang tunggu dan toilet menjadi perhatian utama.
Selain itu demi keamanan penumpang, pihak Terminal Pare telah melakukan pembenahan lampu penerangan area terminal, baik di pintu masuk, ruang tunggu maupun pintu keluar terminal.
“Persiapan Terminal Pare tetap menjaga kebersihan terutamna toilet dan tempat tunggu penumpang, lampu juga ditambah biar terang kalau malam. Untuk ramp check kita mengadakan setiap hari terutama pengecekan surat-surat dan kondisi kendaraan guna memastikan laik jalan, prediksi peningkatan penumpang H-7 lebaran,” ujarnya.
Sementara Raihana salah satu penumpang bus asal Blora, Jawa Tengah mengatakan secara umum fasilitas di Terminal Pare telah memadai. Namun dirinya juga berharap di ruang tunggu penumpang terdapat jadwal kedatangan dan keberangkatan bus, sesuai rute keberangkatan dan tujuan.
Selain itu untuk ruang informasi petugas yang ada di Terminal Pare, diharapkan terdapat tulisan yang jelas, agar dapat terlihat dan diketahui oleh penumpang yang naik maupun yang turun.
“Secara fasilitas sudah bagus, tapi mungkin perlu ada penambahan tulisan atau arah untuk para pendatang atau penumpang. Biar mereka bisa mengetahui misalnya mau mencari informasi tempat pos informasinya dimana dan lainnya,” ucapnya.
Sebagai penumpang perempuan, Raihana pernah mengalami kejadian yang kurang menyenangkan ketika menggunakan transportasi umum. Sehingga dirinya berharap dinas terkait dapat memberikan imbauan kepada perusahaan otobus, agar terdapat tulisan ataupun CCTV di dalam armada bus, agar tidak terjadi pelecehan seksual maupun hal lain yang tidak diinginkan.