Libur Imlek, Petugas Gabungan Ramp Check Bus
- 12 Feb 2026 19:04 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Menjelang libur Imlek 2026, petugas gabungan melakukan ramp check sejumlah bus AKAP dan AKDP pada Kamis, 12 Februari 2026.
"Ini adalah langkah preventif untuk memastikan seluruh kendaraan angkutan umum yang beroperasi memenuhi syarat dan laik jalan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin.
Menurutnya, pengecekan kendaraan (ramp check) angkutan umum, dilaksanakan di Terminal Tipe A Tamanan. Adapun pemeriksaan ini dilakukan petugas gabungan, mulai dari anggota Polres Kediri Kota, Wasatpel Terminal Tipe A Tamanan dan Dinas Kesehatan Kota Kediri.
Arief Cholisudin menyebutkan, kegiatan ramp check ini digelar untuk mendukung Operasi Keselamatan Semeru serta menyambut cuti bersama Tahun Baru Imlek 2026.
"Karena libur panjang dan diperkirakan ada pertambahan arus penumpang, jadi kami antisipasi dengan mengadakan ramp check untuk bus AKDP maupun AKAP yang melintas di terminal," katanya.
Ia menambahkan, pelaksanaan ramp check ini dijadwalkan berlangsung hingga Jumat, 13 Februari 2026."Ada tiga aspek utama dalam pemeriksaan kendaraan ini, yakni kesehatan pengemudi dan kru angkutan, kelengkapan administrasi, serta kondisi fisik kendaraan," ujarnya.
Ia mencontohkan, pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah dan gula darah. Sementara pemeriksaan fisik kendaraan mencakup rem, wiper, lampu utama, lampu sein, ban, serta kelengkapan dokumen seperti STNK, SIM, dan lainnya.
"Pada hari pertama pelaksanaan, sebanyak 10 unit bus AKAP dan AKDP telah menjalani ramp check," ucapnya.
Dari hasil pemeriksaan, lanjutnya, sembilan unit bus di antaranya dinyatakan laik jalan, sedangkan satu unit dinyatakan tidak laik jalan karena KPS tidak berlaku dan menerima Surat Peringatan (SP) dari Terminal Patria Blitar. Adapun dari hasil tes kesehatan, ditemukan dua pengemudi yang hipertensi.
"Kalau ada kendala kesehatan pada pengemudi, kami imbau untuk beristirahat. Dari segi kelengkapan kendaraan kami minta segera diperbaiki, dan terkait administrasi kendaraan akan dilakukan tindakan tilang oleh pihak terkait," katanya.
Diketahui, berdasarkan pengamatan selama Operasi Keselamatan, tingkat kepatuhan pengemudi angkutan umum semakin meningkat. Hal ini tidak lepas dari upaya intensif petugas dalam melakukan pengawasan dan penindakan guna menjaga keselamatan para pengguna jalan.
Arief Cholisudin mengimbau, masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan transportasi umum terutama menjelang libur panjang dan memasuki bulan Ramadhan, yang mana arus lalu lintas diperkirakan meningkat.
"Jika menemukan pengemudi angkutan yang ugal-ugalan, masyarakat bisa langsung menegur atau melaporkannya kepada petugas terminal maupun Dinas Perhubungan," katanya.
Sementara itu, Kanit Keamanan dan Keselamatan Polres Kediri Kota, Iptu Mujani, yang turut mendampingi jalannya pemeriksaan menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut.
"Dengan adanya kegiatan seperti ini, saya yakin kondisi kendaraan khususnya yang melintas di Kota Kediri akan semakin baik sehingga perjalanan menjadi lebih aman," ungkapnya.
Mengenai penindakan pelanggaran lalu lintas, Polres Kediri Kota telah memberikan sanksi kepada 16 bus yang kedapatan melanggar rambu dan marka jalan selama pelaksanaan operasi keselamatan.
"Kami harap, melalui kegiatan ini, dapat mewujudkan keselamatan dan kenyamanan penumpang angkutan umum di Kota Kediri semakin terjamin. Khususnya dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada masa libur panjang," katanya mengakhiri.