Bupati Kaimana Ingatkan OPD Tingkatkan Kinerja dan Sinergi Pembangunan
- 09 Mar 2026 14:27 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana - Bupati Kaimana, Drs. Hasan Achmad, M.Si, mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan kinerja, disiplin, serta memperkuat sinergi dalam menjalankan program pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan rapat dan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kaimana, Senin, 09 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri sebanyak 38 pimpinan OPD, mulai dari tingkat kabupaten hingga distrik dan lurah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kaimana. Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan pemerintahan tidak boleh hanya dikerjakan oleh segelintir orang, tetapi harus melibatkan seluruh unsur pegawai di setiap perangkat daerah sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
“Dalam pelaksanaan kegiatan ini semua harus diberi peran yang sama. Tidak hanya satu atau dua orang yang bekerja, tetapi seluruh staf harus dilibatkan secara optimal sesuai tugas dan fungsinya,” ujar Hasan Achmad.
Menurutnya, keterlibatan seluruh aparatur dalam pelaksanaan program akan menciptakan kerja bersama yang lebih efektif sehingga target pembangunan daerah dapat tercapai lebih cepat.
Bupati juga mengingatkan agar pengalaman tahun sebelumnya menjadi bahan evaluasi, terutama terkait keterlambatan pelaksanaan kegiatan maupun penggunaan anggaran. Ia berharap pada tahun anggaran 2026 tidak lagi terjadi keterlambatan pelaksanaan program yang dapat menghambat pembangunan daerah.
Selain itu, seluruh OPD diminta memperhatikan secara serius regulasi, prosedur, serta aturan yang berlaku dalam setiap pelaksanaan kegiatan. Hal ini penting untuk menghindari permasalahan administrasi maupun hambatan dalam proses pencairan dan pelaporan anggaran.
“Setiap kegiatan harus diselesaikan dengan baik, administrasinya harus lengkap. Tanpa administrasi yang tertib, proses pelaporan dan penganggaran pada tahun berikutnya juga akan mengalami kendala,” tegasnya. Bupati juga meminta setiap perangkat daerah memahami secara jelas tugas dan kewenangan masing-masing, termasuk dalam menentukan subjek dan objek pelayanan di setiap sektor pemerintahan.
Ia mencontohkan sektor pertanian, pendidikan, dan kesehatan yang harus dikelola dengan baik agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal. Untuk sektor pendidikan, Bupati menekankan pentingnya peningkatan layanan pendidikan, termasuk penyediaan infrastruktur sekolah, tenaga pendidik, serta tenaga kependidikan yang memadai.
Hal serupa juga disampaikan pada sektor kesehatan, di mana pemerintah daerah diharapkan mampu memastikan tersedianya fasilitas kesehatan yang memadai serta tenaga medis dan paramedis yang profesional. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyinggung adanya kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada beberapa komponen belanja daerah, termasuk pengurangan sejumlah tunjangan bagi aparatur sipil negara.
Meski demikian, ia meminta seluruh ASN tetap bekerja secara profesional dan meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Di akhir arahannya, Bupati Hasan Achmad mengajak seluruh pimpinan OPD untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, serta sinkronisasi program pembangunan.
Ia juga menekankan pentingnya penggunaan sistem satu data dalam perencanaan pembangunan agar seluruh kebijakan yang diambil pemerintah daerah benar-benar berbasis data yang akurat. “Saya berharap komunikasi, koordinasi, dan sinkronisasi antar OPD terus diperkuat agar seluruh program pembangunan daerah dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” pungkasnya.