Jaminan Mutu Jadi Gerbang Pasar Perikanan Kaimana

  • 25 Jul 2025 18:00 WIB
  •  Kaimana

KBRN, Kaimana : Untuk menembus pasar yang lebih luas, pelaku usaha perikanan skala kecil tak cukup hanya bermodal keterampilan tradisional. Mereka butuh satu hal krusial: sertifikat kelayakan pengolahan. Inilah yang menjadi titik tekan Dinas Perikanan Kabupaten Kaimana dalam kegiatan bimbingan teknis yang digelar selama tiga hari ke depan.

Kepala Dinas Perikanan Kaimana, Herliena Ubery, menjelaskan bahwa kegiatan ini difokuskan kepada Unit Pengolahan Ikan (UPI) dan pelaku usaha perikanan mikro dan kecil di wilayah Kaimana. Tujuannya bukan hanya untuk meningkatkan pemahaman tentang pengolahan yang higienis dan aman, tetapi juga untuk memberikan kepastian hukum dan jaminan mutu terhadap produk perikanan yang dihasilkan.

“Sertifikat kelayakan pengolahan ini sangat penting. Ia menjadi bukti bahwa produk yang dihasilkan telah memenuhi standar mutu dan kelayakan konsumsi,” ujar Herliena saat membuka kegiatan.

Sertifikat tersebut menjadi syarat utama bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan pasarnya, baik secara lokal, nasional, hingga ekspor. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya teknis, tapi juga strategis dalam membuka jalan usaha mikro untuk naik kelas dan bersaing secara sehat di pasar terbuka.

Menurut Herliena, Dinas Perikanan ingin agar para peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Materi yang diberikan selama tiga hari ke depan mencakup prosedur teknis, aspek legal, hingga tata cara pengajuan sertifikasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Harapan kami, peserta benar-benar memanfaatkan momentum ini. Karena ilmu yang didapat bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk keberlangsungan usaha mereka ke depan,” tambahnya.

Dengan fokus pada sertifikasi mutu, Pemerintah Kabupaten Kaimana berharap munculnya pelaku usaha perikanan kecil yang tidak hanya produktif, tetapi juga berdaya saing dan mampu menciptakan produk unggulan daerah yang memiliki nilai jual tinggi.

Dari dapur pengolahan sederhana di pesisir Kaimana, harapan besar itu dibangun bahwa kualitas bukan lagi hak eksklusif industri besar, tetapi hak semua pelaku usaha yang serius dan mau belajar.

Rekomendasi Berita