Lebih Baik Minum Jus atau Makan Buah Langsung
- 29 Okt 2025 20:13 WIB
- Kaimana
KBRN, Kaimana : Secara umum, mayoritas ahli gizi dan kesehatan menganjurkan untuk makan buah secara langsung (buah utuh/potong) dibandingkan meminumnya dalam bentuk jus, terutama untuk konsumsi harian. Perbedaan utamanya terletak pada kandungan serat dan cara tubuh memproses gula.
berikut kami rangkum dari berbagai sumber salah satunya hello sehat.com tentang manfaat sehat mengkonsumsi buah utuh atau jus buah:
Perbandingan Buah Utuh dan Jus Buah
1. Kandungan Serat : Pada buah utuh Sangat Tinggi Semua serat, termasuk kulit (jika dapat dimakan), dipertahankan. Serat ini penting untuk kesehatan pencernaan.
sementara Rendah/Hilang. Proses penjusan (terutama dengan juicer yang memisahkan ampas) menghilangkan sebagian besar serat (80-95%) yang bermanfaat.
2. Penyerapan Gula (Fruktosa: pada buah utuh Lambat. Serat yang utuh memperlambat proses pencernaan. Ini membantu gula (fruktosa) diserap secara bertahap, sehingga mencegah lonjakan gula darah yang tiba-tiba.
Sementara Jus buah Cepat. Karena serat hilang atau hancur, gula cepat diserap ke dalam aliran darah. Ini dapat memicu lonjakan gula darah dan kurang baik bagi penderita diabetes.
3. Rasa Kenyang : Pada buah utuh Lebih Lama. Proses mengunyah (yang memberikan sinyal ke otak) dan kandungan serat membuat Anda merasa kenyang lebih lama.
Sementara Jus buah lebih Singkat. Mudah diminum dalam jumlah banyak dan membuat Anda cepat lapar lagi, berpotensi menyebabkan konsumsi kalori berlebihan .
4. Kandungan Nutrisi: pada buah utuh semua vitamin, mineral, dan antioksidan dipertahankan, termasuk di bagian kulit atau seratnya (yang sering dibuang saat dijus).
Sementara pada jus buah vitamin dan mineral masih ada, tetapi lebih rentan berkurang jika terkena panas atau udara selama proses pembuatan.
5. Risiko Tambahan : Pada buah utuh rendah. Hanya risiko kandungan gula alami jika dikonsumsi berlebihan.
Sementara pada jus buah sangat tinggi risiko penambahan gula/pemanis buatan, terutama pada jus kemasan, yang membuatnya setara dengan minuman manis lainnya.bihan.
Kapan Jus Buah Dianjurkan.
Meskipun buah utuh lebih unggul, ada beberapa kondisi di mana jus buah (terutama jus segar tanpa tambahan gula dan ampasnya ikut diblender) masih dapat menjadi pilihan:
1. Kebutuhan Energi Cepat: Untuk atlet atau orang yang membutuhkan asupan energi instan yang mudah diserap.
2. Gangguan Pencernaan Akut: Bagi orang yang sedang mengalami masalah lambung atau pencernaan akut dan saluran cerna perlu bekerja lebih ringan.
3. Variasi Asupan: Untuk anak-anak atau orang yang tidak suka makan buah/sayur utuh, jus bisa menjadi alternatif untuk memastikan asupan vitamin dan mineral terpenuhi.
4. Menurunkan Kalori: Jus tanpa ampas, walau gula darah cepat naik, dapat menjadi pilihan jika tujuannya adalah membatasi asupan makanan padat tertentu (tetapi harus dibatasi porsinya).
Makan buah utuh jauh lebih sehat karena kandungan serat yang tinggi, yang penting untuk mengontrol gula darah, menjaga kesehatan pencernaan, dan memberikan rasa kenyang. Jus buah harus dikonsumsi dengan bijak, dihindari dalam bentuk kemasan, dan diusahakan dengan tidak membuang ampasnya jika dibuat sendiri di rumah.