Mengapa Warna Pasir Pantai Berbeda-beda, Ini Rahasianya
- 12 Apr 2026 12:03 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Warna pasir pantai tidak hanya putih saja, ada yang hitam, ada kemerahan bahkan berwarna pink atau merah muda. Mengapa demikian?
Warna pasir pantai ditentukan oleh komposisi mineral. Selain itu karena sisa hancuran organisme laut yang terbawa arus menuju ke daratan.
Melansir National Geographic dan Woods Hole Oceanographic Institution, berikut penjelasannya. Proses pelapukan batuan selama jutaan tahun, menciptakan butiran kecil dengan gradasi warna yang sangat unik pada setiap pesisir.
Pasir putih, umumnya berasal dari kalsium karbonat yang dihasilkan oleh hancuran terumbu karang dan cangkang biota laut mati. Jenis pasir ini sering ditemukan pada wilayah tropis, karena ekosistem bawah lautnya sangat kaya akan sumber daya alam.
Pantai dengan pasir hitam, terbentuk dari aktivitas vulkanik yang menghasilkan material berupa basal serta mineral magnetit yang gelap. Endapan lava yang mendingin, kemudian pecah menjadi butiran kecil akibat hantaman ombak laut secara terus-menerus selama waktu lama.
Warna merah pada pasir, terjadi karena adanya kandungan oksida besi yang tinggi dari hasil pelapukan batuan kuno sekitarnya. Pemandangan eksotis ini memberikan kesan visual yang sangat kontras, jika berpadu dengan jernihnya air laut yang berwarna biru.
Fenomena pasir berwarna hijau sangat langka, karena hanya dipicu oleh kandungan kristal olivin yang berasal dari letusan gunung. Kristal tersebut jauh lebih berat daripada komponen pasir lainnya, sehingga tetap bertahan di bibir pantai meskipun terkena ombak.
Setiap butiran pasir, sebenarnya menyimpan sejarah geologi mengenai pembentukan permukaan bumi pada masa yang lampau. Keindahan warna-warni ini merupakan bukti nyata, betapa kayanya proses alamiah yang terjadi di seluruh penjuru planet kita.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....