Emperan Pertokoan Saksi Kesabaran Mama Penjual Buah

  • 14 Mei 2025 09:46 WIB
  •  Jayapura

KBRN, Jayapura: Emperan pertokoan di Jalan Irian, Kota Jayapura, menjadi saksi perjuangan seorang mama penjual buah segar. Selama 20 tahun, Mama Berty Wenda berjualan bersama mama Papua lainnya dengan penuh kesabaran dan ketekunan.

Jualannya bervariasi, seperti jeruk, pisang, alpukat, nanas, duku, dan durian tergantung pada musim yang ada. Ia berjualan dari pagi hingga malam, menghadapi terik matahari dan dinginnya malam di Kota Jayapura.

Mama Berty berasal dari Pegunungan Jayawijaya, memulai usahanya sejak masih sendiri hingga berkeluarga dan memiliki empat orang anak. Dari hasil jualan, ia mampu menyekolahkan keempat anaknya, hingga tamat Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Tiap hari saya bisa mengantongi uang 300-400 ribu Rupiah, sbulan bisa 2– 2,5 juta Rupiah, bahkan lebih tergantung keuntungan. Itu sudah dipotong dengan uang tranport ojek pulang pergi," ujarnya.

Buah-buahan yang dijualnya, semua dengan kualitas bagus, dengan warna buah yang cerah. Siapa pun yang kebetulan lewat pertokoan tersebut, pasti tergiur untuk membelinya.

"Satu tumpuk jeruk manis dijual Rp15.000 -25.000, pisang mama jual Rp10.000–15.000, kalau alpukat, per buahnya Rp25.O00-30.000, Sedangkan nanas madu per buahnya Rp30.000-50.000, manis dan saya tanam sendiri , kalau mau beli masih bisa tawar," ucapnya.

Selain Mama Berty, ada beberapa mama penjual buah dan pinang yang juga berjualan di sekitar lokasi tersebut.

Meski begitu, buah dagangan Mama Berty tetap laku dan membuatnya bertahan hingga saat ini.

Dulu ia berjualan di Pasar Mama Papua, namun pindah ke emperan pertokoan yang dinilai lebih strategis. Meski pernah ditertibkan Satpol PP Jayapura, pemilik Toko Phoenix mengizinkannya berjualan di depan tokonya, tanpa membayar retribusi resmi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....