Petisi Mosi Tidak Percaya Wajar di Sepakbola, TMH Buka Pendaftaran Ketua Baru
- 08 Sep 2026 03:44 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Wasit senior PSSI Papua, S. T. Yarona menyebutkan petisi mosi tidak percaya merupakan hal yang wajar dalam tata kelola organisasi sepak bola, baik di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.
"Petisi atau mosi tidak percaya itu hal wajar dalam sepak bola. Hal seperti ini pernah terjadi di tingkat klub seperti Persipura, federasi nasional PSSI, bahkan organisasi tingkat dunia seperti FIFA," kata S. T. Yarona yang juga Wasit Senior PSSI Papua di Jayapura, Sabtu (5/9/2026).
Sebelumnya, adanya petisi mosi tidak percaya secara terbuka dilayangkan oleh mantan pemain, pemain aktif hingga simpatisan dan suporter lantaran, mendesak untuk meminta dilakukannya perubahan tata kelola sepakbola klub Tunas Muda Hamadi.
Pasca munculnya petisi terbuka disepakati agenda pemilihan ulang pengurus baru dalam musyawarah yang dihadiri mantan pemain senior, pemain aktif, suporter hingga warga itu berlangsung di Halaman salah satu sekolah daerah di Hamadi, Kota Jayapura, Sabtu (5/9/2026).
Hasilnya menetapkan tim formatur untuk pendaftaran, penjaringan hingga nantinya dilakukan pemilihan ketua dan kepengurusan baru untuk periode 2026-2031. S.T. Yarona ditunjuk sebagai ketua tim formatur, didampingi T. Mauri dan M. Gedy.
Ia menjelaskan, dinamika internal yang berujung pada munculnya petisi mosi tidak merupakan aspirasi harus disikapi secara bijak sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan klub.
Oleh karena itu, tim formatur membuka pendaftaran bakal calon ketua umum baru untuk periode mendatang menyusul pengunduran diri ketua umum lama pascadilayangkannya petisi oleh mantan pemain, pemain aktif hingga simpatisan dan suporter.
"Penjaringan calon pengurus dibuka selama tiga hari hingga tanggal 9. Selanjutnya, seluruh berkas pencalonan akan dievaluasi sebelum dilanjutkan ke agenda pemilihan langsung pada Sabtu (12/9) mendatang," kata Yarona.
Sementara disinggung kriteria calon ketua umum yang dicari, pihak formatur menekankan pentingnya komitmen, kesiapan berkorban, serta kepedulian tinggi terhadap pembinaan pesepakbola muda di wilayah Hamadi dan sekitarnya.
"Sepak bola ini butuh pengorbanan dan komitmen besar. Kriteria utamanya adalah orang yang mau berkorban waktu, pikiran, dan materi demi pembinaan anak-anak," tuturnya.
Yarona berharap kepengurusan baru yang terbentuk nantinya mampu membangkitkan kembali kejayaan Tunas Muda Hamadi sebagai salah satu klub yang konsisten mengorbitkan talenta-talenta muda Papua ke tingkat profesional maupun tim senior Persipura Jayapura.
"Harapan kita ke depan, anak-anak dari Tunas Muda Hamadi bisa kembali terpilih dan membela Persipura di semua jenjang usia, mulai dari kelompok umur hingga tingkat senior," ucap dia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....