Gakpo dan Brobbey Ikuti Jejak Dua Legenda Belanda
- 27 Jun 2026 00:53 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Cody Gakpo dan Brobbey mengikuti jejak dua legenda Belanda, Robin van Persie dan Arjen Robben pada Piala Dunia usai mengalahkan Swedia 5-1.
Kemenangan itu berkesan pada 13 Juni 2014, Arena Fonte Nova di Salvador menjadi saksi salah satu kemenangan Belanda di Piala Dunia FIFA.
Dalam laga ulangan final edisi sebelumnya, Oranje menghancurkan juara bertahan Spanyol dengan skor 5-1, berkat penampilan gemilang serta gol-gol spektakuler dari Arjen Robben dan Robin van Persie.
Keduanya menjadi duet pemain Belanda pertama yang masing-masing mencetak dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia FIFA.
| Baca juga: Alasan Bima Ragil Pilih Persipura Jayapura |
Rekor tersebut bertahan selama 12 tahun dan tujuh hari hingga Sabtu lalu, ketika Brian Brobbey dan Cody Gakpo menyamai pencapaian tersebut dalam kemenangan 5-1 lainnya untuk Belanda. Kali ini, Swedia yang menjadi korbannya.
“Saya tidak tahu soal itu, tetapi saya sangat bangga. Robin van Persie dan Arjen Robben adalah legenda di Belanda. Disebut sejajar dengan mereka adalah sesuatu yang membuat saya dan tim sangat bangga,” Minggu (21/6/2026).
Penyerang yang menjadi satu-satunya perubahan dalam susunan pemain inti Belanda dibanding laga pembuka itu mencetak dua gol dalam 17 menit pertama untuk membawa timnya menuju kemenangan.
“Luar biasa bisa langsung memberikan dampak. Tim juga bermain sangat baik, jadi rasanya sangat menyenangkan,” ucap dia.
Setelah jeda, giliran Gakpo yang mencuri perhatian. Setelah lebih dulu menyumbang assist untuk salah satu gol Brobbey, penyerang Liverpool itu mencetak dua gol dalam rentang sembilan menit untuk memastikan kemenangan dan mengukir namanya dalam buku rekor.
“Itu daftar yang bagus untuk menjadi bagian darinya. Robben dan Van Persie, lalu sekarang Brian dan saya. Tentu ini sesuatu yang patut dibanggakan,” kata Gakpo.
Gakpo berusia 15 tahun saat Brasil 2014 berlangsung dan masih mengingat dengan jelas kemenangan bersejarah tersebut dari rumahnya.
“Itu pertandingan yang sangat menegangkan untuk ditonton di televisi karena kami kalah dari Spanyol di final 2010. Saya pikir mereka mencetak gol lebih dulu melalui penalti, tetapi setelah sundulan Van Persie, semuanya berubah bagi tim dan negara. Kami bermain luar biasa. Saya masih ingat setiap gol dari pertandingan itu,” jelas dia.
Ingatan Gakpo memang sangat baik. Namun kini, dialah yang menciptakan kenangan bagi generasi baru pendukung Belanda.
Penampilannya melawan Swedia membuatnya membuka rekening gol di turnamen ini dan meningkatkan total koleksi golnya di Piala Dunia menjadi lima gol dari tujuh penampilan, setelah sebelumnya mencetak tiga gol di Qatar pada 2022.
Saat ditanya mengenai rahasia di balik catatan impresifnya di panggung terbesar sepak bola dunia, sang penyerang memilih berbagi pujian dengan rekan-rekan setimnya, meski sorotan utama secara alami tertuju kepadanya.
“Saya sangat senang bisa mencetak gol lagi hari ini dan membuat dua gol. Namun secara keseluruhan, ini adalah penampilan kolektif. Tim banyak membantu saya mendapatkan posisi untuk mencetak gol dan bahkan memberikan assist. Pada akhirnya, kami melakukan semuanya bersama-sama. Ini adalah langkah awal yang baik.”
Pada 2014, “langkah awal” tersebut membawa Robben dan Van Persie hingga mengakhiri turnamen di posisi ketiga. Mampukah Gakpo, Brobbey, dan rekan-rekan setim mereka mengikuti jejak yang sama?
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....