Dispora Kota Jayapura Gelar Festival SSB, Wadah Asah Sepakbola Usia Dini

  • 13 Mei 2026 03:52 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Jayapura kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan bakat sepak bola lokal.

Melalui Festival Sekolah Sepak Bola (SSB) khusus Orang Asli Papua (OAP) kategori usia 10 hingga 12 tahun, pemerintah berupaya menyediakan wadah kompetisi yang berkelanjutan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura, Bobby Awi menegaskan bahwa turnamen ini merupakan agenda rutin tahunan.

Tujuannya bukan hanya perlombaan, melainkan menjadi panggung bagi anak-anak di Kota Jayapura untuk menunjukan hasil latihan mereka selama di SSB.

"Kegiatan ini rutin kami selenggarakan setiap tahun. Manfaat utamanya adalah memberikan ruang bagi SSB yang ada di Kota Jayapura untuk berlaga dan menunjukkan progres hasil latihan mereka selama ini," ujar Bobby Awi kepada awak media di Lapangan Trikora Abepura, Selasa (12/5/2026).

Ia menambahkan, fokus utama dari penyelenggaraan ini adalah pembinaan generasi muda, khususnya di kelompok umur 10-12 tahun, agar memiliki jam terbang kompetisi yang cukup sejak dini.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Nicky Leonardo Ilolu, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran turnamen tahun ini. Ia mengatakan bahwa antusiasme SSB di Kota Jayapura cukup tinggi untuk mengikuti ajang khusus talenta Papua ini.

“Puji Tuhan, turnamen sepak bola SSB OAP U-12 tahun ini bisa terlaksana dengan baik. Tercatat ada 10 tim atau SSB yang mendaftar dan bersaing dalam kejuaraan kali ini," jelas Nicky.

Setelah melewati babak penyisihan yang ketat, turnamen kini memasuki fase krusial. "Pada tanggal 13 besok, kompetisi sudah memasuki babak semifinal dan langsung dilanjutkan dengan partai final," ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jayapura, khususnya Walikota, Abisai Rollo yang telah memberikan kepercayaan kepada Dispora untuk mengelola ajang ini.

“Harapannya, festival ini tetap menjadi agenda tetap di tahun-tahun mendatang demi melahirkan bibit-bibit pesepakbola profesional sejak dini dari tanah Papua, khususnya Port Numbay,” kata dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....