KONI Papua Bahas Penguatan Prestasi Atlet di PON 2028

  • 27 Apr 2026 03:11 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) tahun 2026, di Jayapura Rabu (15/4/2026). Rakerprov itu menjadi evaluasi terhadap prestasi olahraga atlet Papua di berbagai iven nasional, dan Internasional.

Pj. Sekda Papua, Christian Sohilait menekankan pentingnya meningkatkan prestasi olahraga secara berkelanjutan, termasuk pembinaan usia dini, kualitas pelatih hingga penguatan organisasi KONI Papua.

“Harus adanya penetapan target prestasi yang jelas bagi KONI Papua terhadap atlet-atlet Papua diberbagai iven olahraga baik nasional dan internasional. Kemarin di PON Aceh-Sumut kita diluar dari 10 besar, sekarang bagaimana kita berkomitmen mengembalikan prestasi,” ucap Christian Sohilait dalam sambutannya.

Sohilait berharap rakerprov tersebut bisa menghasilkan program nyata untuk memperkuat pembinaan olahraga dan daya saing atlet Papua diberbagai iven.

“Perlu adanya daya saing atlet Papua di iven nasional dan internasional melalui program yang ditetapkan nanti. Kita harus kembalikan posisi 10 besar dengan target yang diberikan ini, menciptakan pembinaan prestasi atlet yang terarah,” kata dia.

Sementara Ketua KONI Papua, Kenius Kogoya menegaskan pentingnya Rakerprov sebagai momentum merumuskan strategi peningkatan prestasi olahraga di Papua.

Menurut tiga pilar utama pembangunan olahraga, yakni olahraga pendidikan, masyarakat atau rekreasi, dan prestasi.

“KONI memiliki tanggung jawab besar dalam pengelolaan olahraga prestasi. Kita akan dihadapkan persiapan PON 2028 di NTT dan NTB jadi persiapkan diri lebih baik untuk prakualifikasi PON, pengalaman kemarin jadi pelajaran untuk berbenah dalam pembinaan prestasi atlet Papua,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia, Hengky Sawaki menjelaskan dalam rakerprov membahas laporan pertanggungjawaban, menetapkan program kerja tahun 2026, serta membahas strategi dalam pembinaan olahraga prestasi.

“Rakerprov ini mengacu pada regulasi peraturan pemerintah tentang keolahragaan prestasi dan ADRT KONI Papua yang diikuti 250 peserta utusan KONI kabupaten/kota, perwakilan cabang olahraga dan olahraga dibawah KONI Papua,” jelas dia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....