Pawai Ogoh-ogoh Ramaikan Perayaan Nyepi di Kabupaten Nabire

  • 12 Mar 2024 10:04 WIB
  •  Jayapura

KBRN, Jayapura: Umat Hindu di Provinsi Papua Tengah pada Minggu 10 Maret 2024, menggelar pawai ogoh-ogoh untuk menyambut hari raya Nyepi tahun baru Saka 1946 yang diperingati Senin, 11 Maret 2024. Pawai tersebut dimulai Minggu pukul 12.40 hingga 16.05 WIT bertempat di Pura Puja Dewata, Jalan Poros Bumi Raya, Kampung SP-1, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Papua Tengah, Dewa Sukawali mengatakan, ogoh-ogoh merupakan simbol kekuatan jahat, hawa nafsu, dan angkara murka yang selalu berusaha menguasai diri manusia, baik di dalam diri (bhuana alit) maupun diluar diri di alam semesta (bhuana agung). Dengan demikian, ketika merayakan hari raya Nyepi, umat Hindu berada dalam keadaan diri dan lingkungan yang bersih lahir batin.

Dirinya juga mengungkapkan hari raya Nyepi tahun baru Saka 1946 sangat istimewa. Hal ini lantaran bertepatan dengan rangkaian hari raya Kuningan.

“Hari raya Nyepi bertepatan dengan rangkaian hari raya Kuningan, yang merupakan perayaan hari kemenangan manusia mengendalikan hawa nafsunya,” ujar Dewa Sukawali, Senin (11/3/2024).

Pawai diikuti ratusan umat Hindu yang menetap di Nabire dan kabupaten-kabupaten di wilayah adat Meepago. Pawai ogoh-ogoh didahului serangkaian kegiatan,di antaranya ibadah Mecaru.

Kegiatan ibadah Mecaru yaitu pembersihan alam raya (bhuana agung) secara simbolis dalam menyambut hari raya Nyepi tahun baru Saka 1946 dan dipimpin oleh pemangku atau Pinandite I Nyoman Dana.

Tokoh masyarakat Bali penganut Hindu yang juga Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1703/Deiyai Letkol Inf I Wayan Deddy Suryanto mengungkapkan, momen perayaan Nyepi memiliki makna yang berarti. Karena masih bersamaan dengan rangkaian pelaksanaan Pemilu 2024.

Menurutnya, etika dan sopan santun sejatinya menjadi keutamaan dalam hati setiap orang untuk memilih para pemimpin guna membawa nasib negara di masa kini dan akan datang lebih baik lagi. Pihaknya juga mengajak umat Hindu bersyukur karena Pemilu di Papua Tengah telah dilaksanakan dengan aman, damai dan lancar.

“Meskipun di beberapa daerah masih diperlukan komunikasi yang lebih intens guna menyukseskan jalannya Pemilu, tetapi dengan niat yang baik dan usaha bersama, dan rida dari Ida Sang Hyang Widi Wasa, Tuhan yang Maha Esa, segala permasalahan akan terselesaikan dengan baik,” tutur Deddy.

Rangkaian kegiatan hari raya Nyepi oleh umat PHDI di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah masih berlangsung. Hari ini Selasa 12 Maret 2024, Dandim dan istri beserta staf Kodim Deiyai melaksanakan silaturahmi hari raya Kuningan & Nyepi ke para Tokoh masyarakat dan agama serta warga Hindu di Nabire Papua Tengah & sekitarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....