Danau Sentani dan Teluk Youtefa Jadi Penanganan Prioritas Nasional
- 15 Agt 2023 19:05 WIB
- Jayapura
KBRN, Jayapura : Danau Sentani tengah menjadi perhatian pemerintah provinsi Papua dalam upaya penyelamatan akibat terjadi pendangkalan dari waktu ke waktu. Kondisi tersebut sebagai akibat dari sendimen pasir, tanah, batu, sampah rumah tangga, dan sampah plastik yang masuk ke Danau Sentani. Akibatnya, banyak ikan-ikan endemik di Danau Sentani yang mulai punah.
Oleh sebab itu, pemerintah menetapkan peraturan Presiden RI, nomor 60 tahun 2021 tentang penyelamatan Danau Prioritas Nasional yang merupakan salah satu wujud percepatan penanganan danau prioritas.
Demikian hal itu disampaikan Plh. Gubernur Papua yang diwakili oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, Jan Jap Ormuseray yang resmi membuka Rapat Koordinasi Pemantauan Capaian Rencana Pengelolaan Danau Sentani dan Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) Provinsi Papua di Kota Jayapura, Selasa (15/8/2023).
“Peraturan Presiden tersebut berisi arah dan strategi penanganan tim koordinasi serta matriks strategi penyelamatan Danau Prioritas Nasional yang berisi program dan kegiatan serta sasaran yang akan dicapai hingga tahun 2024. Dan Danau Sentani merupakan salah satu dari 15 Danau Prioritas Nasional dan tim kelompok kerja pengelolaan Danau Sentani juga telah ditetapkan oleh Gubernur Papua,” demikian sambutan Plh. Gubernur Papua, Dr M. Ridwan Rumasukun, seperti yang dibacakan Jan Jap Ormuseray.
Kata Ormuseray, upaya penyelamatan ekosistem danau adalah hal penting lantaran danau merupakan bagian dari ekosistem dan sumber air yang memiliki nilai ekologis, sosial dan ekonomi yang tinggi. Tapi memperhatikan kondisi beberapa danau di Indonesia saat ini yang mengalami tekanan dan degradasi, baik di daerah tangkapan air, sempadan atau tanda batas maupun badan air, maka perlu diupayakan agar kerusakan ekosistem danau dapat dicegah.
Ia menambahkan, di Indonesia ini terkenal Danau Toba sebagai mesin baik ekonomi sosial, budaya, kearifan lokal masyarakat yang mendiami di sekitarnya. “Begitupun dengan danau Sentani yang masuk menjadi salah satu dari 15 prioritas danau nasional. Artinya, pemerintah pusat melihat bahwa Danau Sentani ini harus dikelola, harus dijaga kelangsungan danau ini sehingga akan memberikan manfaat, baik dari sisi ekologi dan sisi sosial budaya dan juga tradisi ekonomi bagi masyarakat,” harapnya.
Sementara, Direktur Rehabilitasi Perairan Darat dan Mangrove Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ir. Inge Retnowati meminta semua pihak untuk bersama-sama menjaga Danau Sentani dan Mangrove di Teluk Yotefa.
“Untuk itu, pemerintah melihat bahwa memang harus dievaluasi apa yang sudah dikerjakan sampai dengan hari ini, apa yang terjadi saat ini sehingga pemerintah dapat mengambil langkah-langkah untuk melakukan tindakan penyelamatan danau dan mangrove,” tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....