Dana Desa Papua Diminta Fokus Tangani Kemiskinan dan Stunting

  • 06 Okt 2026 13:03 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua meminta pengelolaan Dana Desa diarahkan pada kebutuhan utama masyarakat. Fokus penggunaan mencakup penanganan kemiskinan ekstrem, stunting, ketahanan pangan, dan pelayanan dasar.

Asisten I Sekda Papua, Yohanes Walilo, menyampaikan hal tersebut dalam workshop evaluasi pengelolaan keuangan desa. Kegiatan berlangsung di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Selasa, 6 Oktober 2026.

Walilo mengatakan Dana Desa harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kampung. Pengelolaannya perlu dilakukan secara transparan, akuntabel, efektif, dan tepat sasaran.

"Penggunaan Dana Desa perlu diarahkan pada penanganan kemiskinan ekstrem dan stunting," ucap dia. "Dana tersebut juga dapat mendukung ketahanan pangan, pelayanan dasar, dan penguatan ekonomi kampung."

Walilo meminta program pembangunan kampung menggunakan pola yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan yang melibatkan tenaga kerja masyarakat setempat.

Ia mengatakan Dana Desa merupakan bentuk kehadiran negara hingga wilayah pesisir, pedalaman, dan pegunungan Papua. Karena itu, pengelolaannya perlu mempertimbangkan kondisi geografis dan sosial setiap kampung.

“Setiap rupiah Dana Desa tidak berhenti pada penyerapan secara administratif,” kata Walilo. “Dana tersebut harus benar-benar hadir dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat Papua."

Walilo juga meminta pemerintah kabupaten, pendamping, dan pengawas memperkuat sinergi sejak tahap perencanaan. Pengawasan tidak hanya dilakukan ketika program telah selesai atau memasuki tahap pemeriksaan akhir.

Pengelolaan Dana Desa tersebut diarahkan sejalan dengan pembangunan Papua melalui kerangka Papua CERAH. Pemerintah berharap tata kelola yang baik dapat memperkuat manfaat pembangunan bagi masyarakat kampung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....