DTI Papua 2027 Naik 12,3 Persen Jadi Rp596,1 Miliar

  • 06 Okt 2026 13:03 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Alokasi Dana Tambahan Infrastruktur atau DTI Papua 2027 mencapai Rp596,1 miliar. Angka tersebut meningkat sekitar Rp65,56 miliar dibandingkan alokasi 2026 sebesar Rp530,5 miliar.

Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad, mengatakan peningkatan terjadi pada alokasi setiap kabupaten dan kota. Menurutnya, tren peningkatan terlihat dalam alokasi DTI Papua sejak 2023 hingga 2027.

Muflih mengatakan besaran alokasi mempertimbangkan sejumlah indikator pada masing-masing kabupaten dan kota. Faktor tersebut meliputi luas wilayah, jumlah orang asli Papua, penduduk, serta indeks kemahalan konstruksi.

“Semakin luas wilayahnya tentu akan mendapat porsi yang besar,” kata Muflih, Selasa, 6 Oktober 2026. “Semakin banyak jumlah OAP dan penduduk, IKK-nya tinggi juga sangat mempengaruhi,” ujarnya.

Muflih mengatakan peningkatan penerimaan dari sektor pertambangan umum turut berdampak terhadap kenaikan alokasi DTI. Dampak tersebut kemudian terlihat pada peningkatan alokasi yang diterima kabupaten dan kota.

Berdasarkan kesepakatan 2027, bagian agregat provinsi dialokasikan sekitar Rp387,48 miliar. Sementara bagian agregat kabupaten dan kota mencapai sekitar Rp208,64 miliar.

Muflih mengatakan pemerintah provinsi selanjutnya menyusun program berdasarkan prioritas pembangunan Papua. Prioritas tersebut mencakup konektivitas, akses internet, dan program lain sesuai visi-misi gubernur.

Ia mengatakan kabupaten dengan alokasi relatif kecil tetap mendapat perhatian melalui program prioritas pemerintah provinsi. Waropen dan Supiori menjadi contoh daerah yang akan diperhatikan melalui program konektivitas.

Muflih juga menyebut pemerintah mengalokasikan subsidi angkutan laut untuk konektivitas Jayapura, Serui, dan Biak. Program tersebut diharapkan berjalan berkelanjutan dan mulai dilaksanakan pada 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....