Polres Yapen Menggelar Simulasi Sispamkota

  • 04 Okt 2026 22:02 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Polres Kepulauan Yapen menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di Alun-alun Trikora Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Jumat (2/10/2026). Simulasi ini digelar untuk memastikan kesiapan personel menghadapi berbagai situasi kontinjensi, termasuk aksi unjuk rasa yang berpotensi berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Simulasi tersebut dihadiri Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Diaritz Felle, S.I.K., Asisten III Sekda Kepulauan Yapen Aser Pongrate, S.STP., M.A.P., Plh. Pasi Intel Kodim 1709/Yawa Lettu Inf Abdul Latif, Wakapolres Kepulauan Yapen Kompol Unding Alimuddin, S.Sos., M.M., serta sejumlah pejabat dan perwira Polres Kepulauan Yapen.

Dalam simulasi tersebut, personel diperhadapkan pada skenario gangguan kamtibmas yang meningkat dari situasi terkendali hingga kondisi yang membutuhkan penanganan secara lebih terukur.

Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Diaritz Felle mengatakan, simulasi Sispamkota penting dilakukan untuk memberikan gambaran nyata kepada personel mengenai langkah yang harus diambil ketika menghadapi situasi darurat.

“Sispamkota merupakan gambaran nyata kehadiran negara jika terjadi situasi kontijensi, seperti unjuk rasa yang berkembang menjadi konflik sosial dan gangguan kamtibmas berskala besar. Tujuan kita hanya satu, memastikan Kabupaten Kepulauan Yapen tetap aman dan kondusif,” ujar AKBP Diaritz Felle.

Ia menegaskan, kepolisian tidak menginginkan situasi kontinjensi benar-benar terjadi. Namun, kesiapan personel, prosedur penanganan, maupun sarana pendukung harus tetap dipastikan sehingga setiap potensi gangguan dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Dalam simulasi tersebut, personel memperagakan sejumlah tahapan penanganan gangguan kamtibmas. Tahapan dimulai dari langkah preventif dan preemtif oleh tim negosiator, kemudian penanganan oleh tim Dalmas awal hingga penggunaan kekuatan secara bertahap oleh tim Dalmas inti yang diperkuat tim Raimas dan tim penindak.

Menurut AKBP Diaritz Felle, simulasi tersebut sekaligus menjadi sarana untuk mengevaluasi kemampuan personel dan menyamakan persepsi dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Melalui simulasi ini, saya mengharapkan kita dapat melihat, mengevaluasi dan menyamakan persepsi dalam menghadapi situasi darurat,” katanya.

AKBP Diaritz Felle juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel Polres Kepulauan Yapen yang telah menjalani latihan selama kurang lebih dua pekan sebelum pelaksanaan simulasi.

Ia meminta seluruh personel menjalankan setiap tahapan latihan dengan sungguh-sungguh, namun tetap mengutamakan keselamatan selama kegiatan berlangsung.

Latihan serupa akan dilakukan secara rutin dan bertahap bersama Satuan Samapta dan Bagian Operasi Polres Kepulauan Yapen. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan gangguan kamtibmas, termasuk aksi unjuk rasa yang berujung anarkis dan berpotensi memicu konflik sosial.

Selain kesiapan internal kepolisian, AKBP Diaritz Felle juga mengajak masyarakat Kepulauan Yapen ikut menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap aman dan kondusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....