Pemprov Papua Genjot Hilirisasi Komoditas Perikanan
- 03 Okt 2026 20:07 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua mendorong hilirisasi tuna, tongkol, dan cakalang untuk meningkatkan nilai tambah perikanan. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir dan mengoptimalkan potensi perikanan Papua.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Papua, Iman Djuniawal mengatakan potensi ikan di WPP 717 mencapai sekitar 1,3 juta ton. Namun, pemanfaatannya saat ini baru sekitar 230 ribu ton sehingga masih terdapat peluang besar.
“Potensi ikan di WPP 717 kurang lebih mencapai 1,3 juta ton,” ujarnya. “Namun mencapai 230 ribu ton sehingga hilirisasi TTC ini penting dilakukan.”
Iman mengatakan hilirisasi membutuhkan keterlibatan pemerintah, pelaku usaha, masyarakat pesisir, dan masyarakat adat. Keterlibatan tersebut diperlukan sejak proses penangkapan hingga pemasaran hasil perikanan.
Menurutnya, mutu ikan harus dijaga sejak dari hulu hingga produk diterima pelanggan. Proses penangkapan yang tepat menjadi salah satu faktor untuk mempertahankan kualitas hasil perikanan.
“Mutu ikan harus dijamin sejak dari hulu,” katanya. “Penangkapannya dilakukan dengan benar sehingga kualitasnya tetap terjaga.”
Pemprov Papua kini melakukan pemetaan kebutuhan pengembangan usaha perikanan. Pemetaan mencakup sarana penangkapan, penyimpanan, pengolahan, hingga pemasaran hasil perikanan.
Iman mengatakan kesiapan infrastruktur menjadi salah satu tantangan utama pengembangan hilirisasi TTC. Pelabuhan perikanan membutuhkan fasilitas bongkar muat, listrik, air bersih, BBM, dan sarana pendukung lainnya.
“Percepatan hilirisasi membutuhkan kolaborasi lintas sektor,” ujar Iman. “Kesiapan pelabuhan, masyarakat, pelaku usaha dan pasar harus berjalan secara bersamaan.”
Ia mengatakan sejumlah investor telah menunjukkan ketertarikan terhadap pengembangan komoditas perikanan Papua. Namun, kesiapan pemerintah daerah menyediakan infrastruktur pendukung masih menjadi kendala.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....