Astra Motor Papua Resmikan SMK Binaan Honda di Kabupaten Sorong
- 30 Sep 2026 02:38 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Astra Motor Papua bersama PT Astra Honda Motor (AHM) memperkuat dukungan terhadap pengembangan pendidikan vokasi di Papua. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penetapan SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong sebagai SMK Binaan AHM.
Peresmian SMK Binaan tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Aula SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong, Senin (14/9/2026).
Kegiatan dihadiri General Manager Corporate Communication PT Astra Honda Motor Ahmad Muhibbuddin, Kepala SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong Anetha Ludia Swabra, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong Andreas Taa, serta Region Head Astra Motor Papua Gangga Nanda Adi Surya.
Sejumlah kepala sekolah dan perwakilan SMP serta SMA di Kabupaten Sorong juga hadir sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi pengembangan pendidikan di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Ahmad Muhibbuddin mengatakan, penetapan sebuah sekolah sebagai SMK Binaan AHM harus melalui sejumlah persyaratan. Hal tersebut dilakukan agar keberadaan program pembinaan tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi siswa.
Ahmad menyebut SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong menjadi SMK Binaan Honda keenam di wilayah Papua dan yang ke-716 secara nasional.
Ia berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengembangkan keterampilan dan memiliki cita-cita besar di bidang otomotif.
"Saya berharap siswa-siswi SMKN 1 Kabupaten Sorong memiliki mimpi yang besar, seperti menjadi mekanik Honda terbaik di seluruh dunia," ujarnya.
Setelah penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan satu unit sepeda motor Honda BeAT sebagai kendaraan praktik, perlengkapan bengkel berupa special tools, serta layanan servis gratis bagi kendaraan milik guru SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peresmian Laboratorium Teknik Sepeda Motor (TSM). Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita yang menjadi tanda laboratorium tersebut mulai digunakan sebagai lokasi praktik siswa.
Para tamu juga berkesempatan melihat secara langsung fasilitas dan peralatan yang tersedia di laboratorium. Guru jurusan TSM turut menjelaskan berbagai fasilitas yang disiapkan untuk menunjang proses pembelajaran siswa.
Region Head Astra Motor Papua Gangga Nanda Adi Surya mengatakan, keberadaan Laboratorium TSM menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan vokasi di Papua Barat Daya.
Menurutnya, laboratorium tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat praktik, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran bagi siswa untuk mengenal teknologi sepeda motor secara lebih mendalam.
"Kepada para siswa SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong, saya berpesan agar memanfaatkan fasilitas laboratorium ini dengan sebaik-baiknya. Jadikan tempat ini sebagai sarana untuk belajar, berlatih, berinovasi, dan mengembangkan kemampuan diri," kata Gangga.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong Anetha Ludia Swabra menyambut positif bergabungnya sekolah tersebut sebagai SMK Binaan Honda.
Ia berharap dukungan fasilitas dan pembinaan dari Honda dapat meningkatkan minat siswa terhadap jurusan Teknik Sepeda Motor sekaligus memperkuat kualitas pembelajaran berbasis kebutuhan industri.
"Tahun ini kami memiliki 80 pendaftar yang berminat masuk ke jurusan TSM. Kami berharap tahun depan peminatnya semakin meningkat. Penambahan kelas menjadi dua kelas juga diharapkan dapat menyerap lebih banyak siswa," ujarnya.
Dengan ditetapkannya SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong sebagai SMK Binaan AHM, Astra Motor Papua berharap terbangun sinergi berkelanjutan antara dunia pendidikan, industri, siswa, dan masyarakat di Papua Barat Daya.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Astra Motor Papua dan PT Astra Honda Motor dalam mendukung pendidikan vokasi sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kompetensi generasi muda dan memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di dunia industri.
Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, pembinaan SMK diharapkan tidak hanya memberikan akses terhadap fasilitas praktik, tetapi juga membuka peluang bagi siswa untuk memperoleh kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....