PT Irian Bhakti Bakal Kembangkan Usaha untuk Tekan Harga Pangan

  • 22 Sep 2026 12:53 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – PT Irian Bhakti Papua akan menambah lini usaha untuk memperkuat peran perusahaan dalam perekonomian masyarakat. Pengembangan usaha diarahkan pada penyediaan sejumlah kebutuhan masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau.

Direktur Utama PT Irian Bhakti Papua, Elia Loupatty, mengatakan perusahaan perlu berkembang sebagai salah satu kekuatan ekonomi daerah. Menurutnya, penambahan usaha diperlukan agar perusahaan semakin bertumbuh dan membantu masyarakat.

“PT Irian Bhakti ini ke depan kita harus kembangkan sebagai salah satu kekuatan ekonomi untuk kepentingan rakyat,” kata Elia, Selasa, 22 September 2026. “Beberapa usaha itu harus tambah beberapa usaha lagi agar semakin bertumbuh dan berkembang.”

Elia mengatakan perusahaan akan berupaya menangani sejumlah kebutuhan pokok masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mempermudah masyarakat memperoleh produk tertentu dengan harga sedikit lebih murah.

“Dari sembilan bahan pokok, beberapa pokok itu harus kitorang tangani,” ujarnya. “Kenapa tidak bisa? Harus kita berusaha.”

Ia mencontohkan kemungkinan perusahaan menangani distribusi gula dan minyak goreng kepada masyarakat. Harga yang ditawarkan diharapkan dapat sedikit lebih rendah dibandingkan harga pada umumnya.

“Misalnya kalau gula ibu-ibu beli Rp1.600, kitorang bisa jual Rp1.500,” kata Elia. “Tidak usah banyak, lebih murah sedikit saja karena kita mau menolong perekonomian lokal.”

Elia mengatakan PT Irian Bhakti merupakan perusahaan yang seluruh sahamnya dimiliki Pemerintah Provinsi Papua. Karena itu, kebijakan pemerintah daerah dibutuhkan agar perusahaan dapat mengembangkan usahanya.

“Kami ini PT dan dimiliki 100 persen oleh Pemerintah Provinsi Papua,” ujarnya. “Karena itu kalau ada kebijakan dari pemerintah daerah, kami bisa jalan.”

Elia berharap pengembangan usaha tersebut dapat memperkuat peran PT Irian Bhakti dalam perekonomian daerah. Perusahaan juga ingin menyediakan produk yang lebih mudah diperoleh masyarakat di wilayah Papua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....