Tujuh Jembatan Rusak Berat Hambat Akses Warga Transmigrasi Lereh
- 20 Sep 2026 12:01 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Tujuh jembatan rusak berat dan 34 rusak ringan tercatat di Kawasan Transmigrasi Lereh, Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura. Kerusakan itu menghambat mobilitas warga, termasuk anak sekolah.
Data tersebut dipaparkan Tim 18 Ekspedisi Patriot ITB 2026 dalam Focus Group Discussion (FGD) di Balai Kampung Bumi Sahaja, SP 2, Lereh, Sabtu (19/9/2026). Forum dimoderatori ketua tim, Dr. Eng. Eka Oktariyanto Nugroho, dosen Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, dan dihadiri enam kepala kampung, guru, serta aparat keamanan.
Rincian kerusakan tercatat di SP 1 (dua rusak berat, 34 rusak ringan), SP 2 (satu), SP 4 (tiga), dan SP 5 (satu). Tim juga menguji daya dukung tanah di enam SP untuk mencari titik kritis mobilitas.
Perwakilan warga SP 2, Yusuf, menyebut jalan sebagai penopang ekonomi warga.
"Kami sebagai masyarakat Yapsi punya keterkaitan dengan jalan untuk meningkatkan ekonomi," ujarnya.
Warga mengusulkan jalur produksi jadi prioritas dan pembangunan mengutamakan distribusi pangan menuju Sentani. Mereka juga melaporkan air meluap ke rumah panggung di SP 6 dan meminta pemuda Yapsi dilibatkan.
Hasil kesepakatan FGD akan menjadi rujukan untuk menentukan kandidat prioritas penanganan, merumuskan kebutuhan teknis, dan menyusun rencana pengembangan infrastruktur Kawasan Transmigrasi Lereh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....