Pelni Berencana Hentikan Penjualan Tiket di Loket Mulai Januari 2027
- 15 Sep 2026 11:30 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – PT Pelni berencana menghentikan penjualan tiket melalui loket mulai Januari 2027. Loket Pelni akan dialihkan untuk layanan pengaduan dan pembelian tiket secara rombongan.
Kepala Cabang PT Pelni Jayapura, Daulat Apul Gervasius Naibaho, mengatakan perubahan layanan itu berkaitan dengan pelayanan tiket. Pelni juga memperketat pelayanan untuk meningkatkan keselamatan pelanggan.
“Mulai Januari 2027, loket-loket di PT Pelni akan berubah fungsi,” kata Daulat, Selasa, 15 September 2026. “PT Pelni tidak akan menjual tiket lagi di loket.”
Daulat mengatakan loket nantinya berfungsi sebagai call center dan layanan handling complaint. Pelayanan pembelian tiket secara rombongan juga tetap dapat dilakukan melalui loket.
Kebijakan tersebut akan diterapkan dengan mempertimbangkan kondisi dan perkembangan di wilayah kerja Pelni Jayapura. Pelni masih memberi ruang penyesuaian bagi masyarakat yang belum memahami sistem pembelian tiket digital.
“Kami akan tetap melihat kondisi dan berusaha memaksimalkan,” kata Daulat. “Kalau sudah bisa kami gas 100 persen, maka kami harus gas.”
Daulat mengatakan Pelni tetap akan menyesuaikan penerapan apabila masyarakat belum memahami perubahan layanan tersebut. Sosialisasi diperlukan, terutama bagi masyarakat dari daerah terpencil yang belum terbiasa menggunakan layanan digital.
“Kalau masyarakat masih banyak yang belum paham, kami akan menyesuaikan diri,” kata Daulat. “Saudara-saudara dari daerah terpencil harus kami sosialisasikan dan akomodir.”
Pelni saat ini menggalakkan sosialisasi pembelian tiket melalui PELNI Mobile dan layanan perbankan mitra. Masyarakat juga diminta merencanakan perjalanan lebih awal untuk memastikan ketersediaan tiket.
Daulat mengimbau calon penumpang tidak memaksakan perjalanan jika tiket pada jadwal yang diinginkan sudah habis. Penumpang diminta memilih jadwal berikutnya yang masih tersedia melalui kanal resmi Pelni.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....