Pemprov Papua Temukan Indikasi Penyalahgunaan Absensi TPP
- 14 Sep 2026 19:16 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua menemukan indikasi penyalahgunaan absensi pegawai untuk pemenuhan TPP. Sejumlah pegawai disebut datang pagi untuk absen dan kembali sore untuk absen pulang.
Penjabat Sekda Papua, Christian Sohilait, menyampaikan temuan tersebut saat apel gabungan di Halaman Kantor Gubernur Papua. Apel berlangsung pada Senin, 14 September 2026.
Christian mengatakan temuan tersebut diketahui langsung oleh pimpinan. Pegawai yang melakukan pola tersebut dinilai tidak menunjukkan aktivitas kerja selama jam kantor.
“Ada pegawai yang datang pagi-pagi absen, kemudian sore kembali lagi untuk absen,” kata Christian. “Ketika ditanya kegiatan sepanjang hari, dia tidak tahu sama sekali.”
Pemprov Papua akan membahas mekanisme pengawasan absensi bersama seluruh OPD. Langkah tersebut ditujukan untuk mencegah pegawai hanya hadir saat melakukan absensi.
Christian meminta pimpinan OPD memperhatikan kedisiplinan pegawai masing-masing. Ia juga mengingatkan pegawai agar menggunakan waktu kerja untuk menjalankan tugas kedinasan.
“Kita atur teknik bagaimana caranya supaya jangan datang pagi kemudian siang atau sore datang absen lagi lalu pulang,” ujarnya. “Ini merugikan OPD yang bersangkutan, apalagi dalam jumlah yang banyak.”
Christian juga mengingatkan pegawai agar tidak menggunakan media sosial untuk menyerang pimpinan. Ia menyebut sudah ada pegawai yang menjadi korban akibat penggunaan telepon genggam yang bermasalah.
“Kita belajar menghargai pimpinan, belajar menghargai sesama itu kerja,” kata Christian. “Kita harus sama-sama saling melindungi.”
Christian meminta pegawai yang menerima informasi tidak jelas untuk tidak langsung menyebarkannya. Ia mengingatkan seluruh ASN agar berhati-hati menggunakan media sosial dan menjaga hubungan kerja.
“Kalau ada yang sampaikan, teman-teman lain tegur,” ujarnya. “Tidak usah kita tanya kalau tidak jelas.”
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....