LPS Dorong UMKM Disiplin Kelola Keuangan dan Hadapi Risiko
- 09 Sep 2026 16:34 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) didorong lebih disiplin dalam mengelola keuangan serta mampu beradaptasi menghadapi berbagai kondisi bisnis. Hal itu disampaikan Founder Teras Sehati Coffee Lab, Indra Thamrin, dalam sharing session pada kegiatan LPS Media Meet Up Papua 2026 di Jayapura, Rabu 9 September 2026.
Indra membagikan pengalaman merintis kedai kopi dari teras rumah dengan modal minim hingga mampu bertahan dan berkembang. Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu kunci dalam menjaga keberlangsungan usaha, termasuk dengan memanfaatkan platform digital untuk promosi saat pandemi.
"Banyak pengusaha hanya melihat hasil penjualan bulanan tanpa mengetahui seberapa besar keuntungannya. Akibatnya, sering terjadi kebocoran dana dan berujung pada kerugian, padahal usahanya terlihat ramai. Oleh karena itu, pembukuan menjadi sangat penting," kata Indra.
Ia menyarankan pelaku usaha membagi pengelolaan keuangan ke dalam tiga pos, yakni rekening operasional untuk penghasilan harian, rekening profit untuk pengembangan usaha, serta dana darurat sebesar 20 persen dari profit bulan sebelumnya untuk mengantisipasi pengeluaran tak terduga.
Pengelolaan keuangan yang baik juga perlu didukung ekosistem keuangan yang memberikan rasa aman. Melalui program penjaminan simpanan, LPS memberikan perlindungan terhadap simpanan masyarakat di perbankan.
Dengan memahami bahwa simpanannya mendapat jaminan sesuai ketentuan LPS, pelaku UMKM diharapkan lebih tenang mengelola dana di perbankan dan dapat fokus menjaga keberlangsungan serta mengembangkan usahanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....