Gubernur Fakhiri Dorong FDS Beri Manfaat Ekonomi bagi Masyarakat

  • 03 Sep 2026 19:33 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Gubernur Papua, Matius Fakhiri, mendorong Festival Danau Sentani memberi manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat. Pengembangan kuliner tradisional, pangan lokal, kerajinan, dan UMKM perlu menjadi bagian dari rangkaian festival.

Fakhiri menyampaikan hal tersebut saat membuka Festival Danau Sentani XV di Pantai Kalkhote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Kamis, 3 September 2026. Ia mengatakan kegiatan budaya perlu memberi dampak langsung kepada masyarakat yang terlibat.

“Kita ingin budaya tidak berhenti di atas panggung,” kata Fakhiri. “Budaya harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.”

Fakhiri mengatakan festival dapat menjadi ruang pengembangan berbagai potensi lokal Papua. Potensi tersebut mencakup kuliner tradisional, pangan lokal, kerajinan, seni, dan produk UMKM.

Menurutnya, keterlibatan pelaku UMKM perlu terus didorong dalam setiap penyelenggaraan festival. Aktivitas tersebut dapat membuka ruang ekonomi sekaligus memperkenalkan produk masyarakat kepada pengunjung.

“Festival kuliner tradisional, pengembangan pangan lokal, pameran kerajinan, serta keterlibatan pelaku UMKM harus terus kita dorong,” ujarnya. “Ini bagian dari penguatan ekonomi masyarakat.”

Fakhiri mengatakan pengembangan ekonomi berbasis budaya sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua. Salah satu arahnya adalah mewujudkan Papua Sejahtera melalui penguatan potensi lokal masyarakat.

“Papua Sejahtera berarti kekayaan budaya dan potensi lokal harus mampu membuka ruang ekonomi,” kata Fakhiri. “Potensi tersebut juga harus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”

Fakhiri mengajak pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, dunia usaha, akademisi, seniman, pemuda, komunitas, dan media berkolaborasi. Menurutnya, pembangunan ekonomi berbasis budaya membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

Ia berharap Festival Danau Sentani tidak hanya menjadi agenda tahunan. Festival tersebut diharapkan berkembang menjadi ruang pertemuan, kreativitas, kebanggaan budaya, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Semoga festival ini menjadi ruang perjumpaan, ruang kebanggaan, ruang kreativitas,” ujarnya. “Sekaligus ruang tumbuhnya ekonomi masyarakat.”

Festival Danau Sentani XV Tahun 2026 mengusung tema “Budayaku adalah Hidupku”. Puncak festival berlangsung 3–5 September 2026 di Pantai Kalkhote, Kabupaten Jayapura.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....