PLN Siap Dukung Program PLTS 100 GWp untuk Swasembada Energi

  • 28 Agt 2026 08:47 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - PT PLN (Persero) siap mendukung Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Pada tahap awal, pemerintah meluncurkan 14 proyek PLTS dengan total kapasitas 5.300 megawatt peak (MWp) yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia.

Presiden Prabowo mengatakan pengembangan energi surya menjadi salah satu langkah strategis untuk mempercepat kemandirian dan swasembada energi nasional.

“Hari ini adalah hari yang penting, kita launching listrik dari tenaga surya 100 GW untuk bangsa Indonesia. Dengan Program PLTS 100 GW, kita akan benar-benar menjadi bangsa yang berdiri di atas kaki kita sendiri,” tegas Prabowo.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk mempercepat kedaulatan energi nasional.

Program PLTS 100 GWp akan dikembangkan melalui delapan skenario, antara lain PLTS skala besar, PLTS terapung, PLTS atap, PLTS untuk wilayah 3T, PLTS off-grid untuk kegiatan produktif, kawasan industri, hingga kebutuhan listrik dari hilirisasi dan kendaraan listrik.

Menurut Bahlil, program tersebut berpotensi menurunkan emisi sekitar 140 juta ton CO2 per tahun dan menciptakan sekitar 5,5 juta lapangan kerja.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan PLN siap mendukung percepatan pengembangan PLTS 100 GWp melalui penguatan sistem kelistrikan dan infrastruktur pendukung.

“PLN siap melaksanakan penugasan Bapak Presiden untuk mempercepat pengembangan PLTS 100 GWp. Sebagai bagian dari ekosistem kelistrikan nasional, PLN akan all out agar pengembangan energi surya dapat terintegrasi dengan sistem kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan,” ujar Darmawan.

Khusus di Bali, PLN bersama Pemerintah Provinsi Bali akan mengembangkan lima klaster PLTS dengan total kapasitas 1.000 MWp yang didukung Battery Energy Storage System (BESS) sebesar 3.300 MWh.

Dari kapasitas tersebut, sekitar 300 MWp akan dikembangkan di Klaster Gilimanuk.

Darmawan mengatakan pengembangan PLTS 100 GWp tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas energi terbarukan, tetapi juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Transformasi energi bukan hanya tentang mengganti sumber energi menjadi lebih bersih. Lebih dari itu, listrik merupakan fondasi untuk mempercepat pemerataan pembangunan, menggerakkan roda perekonomian, menciptakan lapangan kerja, serta membantu mengentaskan kemiskinan,” tegasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....