Denny Bonai Dorong Budi Daya Rumput Laut Sarawandori Jadi Penggerak Ekonomi Papua

  • 28 Agt 2026 03:13 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Kampung Sarawandori, Distrik Kosiwo di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, menyimpan potensi komoditas rumput laut yang sangat melimpah dan berpeluang besar menjadi penggerak utama perekonomian masyarakat pesisir setempat.

Kondisi perairan yang tenang serta kualitas air laut yang terjaga menjadikan pesisir Sarwandori sebagai lokasi ideal pengembangan budi daya rumput laut jenis Eucheuma cottonii. Komoditas ini memiliki nilai ekonomi tinggi di pasar domestik maupun ekspor.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua, Denny Henrry Bonai saat melakukan reses bersamaan dengan Festival Teluk Mioka 2026, memastikan terus mendorong optimalisasi sektor kelautan dan perikanan melalui pendampingan teknis, bantuan sarana budi daya, serta fasilitasi akses pasar bagi para pembudi daya lokal.

“Saat turun reses sekaligus bersamaan dengan festival untuk panen rumput laut, kita akan mendukung program yang bisa menggerakan ekonomi masyarakat karena penghasilan dari komoditas laut itu bisa menyekolahkan anak-anak mereka hingga kuliah,” kata Denny Bonai ketika dikonfirmasi, Rabu (26/8/2026).

Selain penjualan rumput laut kering, masyarakat pesisir dan kelompok nelayan di Sarwandori kini mulai diarahkan untuk mengembangkan produk olahan turunan seperti stik rumput laut, agar-agar, yoghurt dan bahan baku kosmetik guna meningkatkan nilai tambah produk.

“Dan hanya di daerah itu di Indonesia kualitas rumput laut premium bisa dikembangkan, apalagi saat turun masyarakat disana sudah mulai memamerkan hasil produk olahan dari rumput laut yang sangat cepat untuk dikembangkan dan bisa mendapatkan keuntungan,” ucap Denny.

Kata Denny, dengan tata kelola budi daya yang berkelanjutan serta dukungan rantai pasok yang memadai, potensi rumput laut Sarwandori diyakini mampu memperkuat ketahanan ekonomi lokal sekaligus mempercepat kesejahteraan masyarakat Kepulauan Yapen.

“Saya mendukung budidaya ini lebih optimal karena peluang pasar sangat luas, sehingga produktivitas, kualitas pascapanen, dan kemandirian ekonomi pembudi daya rumput laut bisa terus meningkat. Pembudi daya juga akan memamerkan hasil produk olahan di Malaysia agar dikenal mancanegara,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....