Kiriman Marketplace PT Pos Tumbuh 178 Persen di Papua-Maluku

  • 18 Agt 2026 07:36 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Kiriman marketplace PT Pos Indonesia tumbuh 178 persen di Papua-Maluku pada semester I 2026. Pendapatan dari segmen tersebut juga meningkat 261 persen dibandingkan semester I tahun sebelumnya.

Deputi Executive Vice President Regional VI Makassar Area Papua Maluku PT Pos Indonesia, Alex Nitalessy, mengatakan marketplace menjadi segmen dominan bisnis retail. Segmen tersebut mencakup kiriman dari marketplace dan perdagangan melalui media sosial.

“Kalau kiriman marketplace kenaikannya sampai 178 persen dibandingkan tahun lalu,” kata Alex, Selasa, 18 Agustus 2026. “Sedangkan revenue-nya naik 261 persen.”

Alex mengatakan PT Pos telah bekerja sama dengan sejumlah marketplace untuk melayani pengiriman pelanggan. Kerja sama tersebut antara lain dilakukan dengan Shopee dan Tokopedia.

“Sekarang paling banyak kiriman adalah dari marketplace,” ujarnya. “Kami sudah bekerja sama dengan Shopee dan Tokopedia.”

Menurut Alex, pengiriman marketplace di Papua-Maluku belum sebesar wilayah Jawa. Namun, transaksi marketplace di wilayah tersebut terus menunjukkan pertumbuhan.

Alex menyebut segmen retail juga banyak berasal dari pelaku UMKM. Sementara pengiriman perorangan lebih banyak berupa oleh-oleh, dokumen, dan barang pindahan.

“Kalau pasar retail, yang paling banyak sekarang e-commerce dan UMKM,” katanya. “Dominan kiriman dari marketplace dan social commerce.”

Pertumbuhan marketplace turut mendorong kinerja bisnis kurir dan logistik PT Pos di Papua-Maluku. Pada semester I 2026, bisnis tersebut tumbuh 35,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kalau bisnis kurir logistik kita tumbuh kurang lebih 35,5 persen,” ujar Alex. “Meskipun belum mencapai target semester.”

Bisnis kurir logistik PT Pos Papua-Maluku ditargetkan mencapai Rp22 miliar pada semester I 2026. Realisasinya mencapai Rp19,7 miliar atau sekitar 88,3 persen dari target.

Alex mengatakan PT Pos akan terus memperkuat layanan kurir untuk menangkap pertumbuhan perdagangan digital. Perusahaan juga mendorong pelaku UMKM memanfaatkan layanan pengiriman untuk memperluas pasar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....