Puluhan Ton Kopra Sarmi Senilai Rp516 Juta Dikirim ke Surabaya

  • 12 Agt 2026 06:41 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Sebanyak 30 ton kopra produksi petani Sarmi dikirim menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Kopra tersebut memiliki nilai ekonomi sekitar Rp516 juta dan dilepas Wakil Gubernur Papua.

Wakil Gubernur Papua Aryoko A.F. Rumaropen melepas pengiriman kopra tersebut di Jayapura, Selasa, 11 Agustus 2026. Pengiriman ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan Papua.

Aryoko mengatakan pengiriman kopra menunjukkan potensi lokal Papua dapat menghasilkan nilai ekonomi. Pengelolaan yang serius dinilai dapat meningkatkan pendapatan petani dan membuka lapangan kerja.

“Nilai ini mungkin baru sebuah awal, tetapi memiliki makna yang sangat besar,” ujar Aryoko. “Apabila potensi lokal dikelola serius, maka akan tercipta lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat.”

Menurut Aryoko, pengembangan kelapa membutuhkan kolaborasi pemerintah, petani, dunia usaha, dan mitra pembangunan. Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen memperkuat produktivitas sektor perkebunan secara berkelanjutan.

Papua memiliki potensi pengembangan kelapa sekitar 10.615 hektare. Potensi tersebut tersebar di empat kabupaten sentra, yakni Jayapura, Sarmi, Biak Numfor, dan Supiori.

“Potensi ini harus kita kelola secara optimal melalui kolaborasi yang berkelanjutan,” katanya. “Kolaborasi harus melibatkan pemerintah, petani, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.”

Selain kelapa, Pemerintah Provinsi Papua mendorong pengembangan kakao, vanili, sagu, dan kelapa sawit. Pengembangan komoditas diarahkan melalui perencanaan terintegrasi dari sektor hulu hingga hilir.

Upaya tersebut ditujukan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas dan memperluas lapangan kerja. Pemerintah juga berharap pendapatan petani meningkat dan kemandirian ekonomi daerah semakin kuat.

Aryoko mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sarmi, Yayasan EcoNusa, Otoritas Pelabuhan, mitra pembangunan, dan para petani kelapa. Ia berharap kolaborasi tersebut mendorong semakin banyak produk Papua menembus pasar nasional dan internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....