BI Papua Perkuat Sinergi Bersama TPID Biak Numfor untuk Jaga Stabilitas Inflasi
- 03 Agt 2026 11:56 WIB
- Jayapura
RRO.CO.ID, Jayapura - Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Papua bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Biak Numfor, memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan melalui penyelenggaraan High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building TPID Kabupaten Biak Numfor.
Kegiatan yang mengusung tema "Akselerasi Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi Biak Numfor Melalui Mitigasi Iklim, Optimalisasi Anggaran, dan Tata Kelola TPID" tersebut berlangsung pada Rabu (29/7/2026) lalu, dan dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor, Zacharias L. Mailoa.
HLM dan Capacity Building ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas instansi sekaligus meningkatkan kapasitas anggota TPID dalam menghadapi tantangan pengendalian inflasi daerah yang semakin dipengaruhi oleh perubahan iklim, distribusi logistik, hingga efektivitas pelaksanaan program pemerintah.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Warsono, mengatakan bahwa keberhasilan pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan oleh satu pihak, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan di daerah.
Menurutnya, strategi pengendalian inflasi perlu terus diperkuat melalui pendekatan 4K, yakni menjaga keterjangkauan harga, memastikan ketersediaan pasokan, memperlancar distribusi, serta membangun komunikasi yang efektif kepada masyarakat.
"Pengendalian inflasi yang efektif hanya dapat diwujudkan melalui sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan. Dengan memperkuat keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif, dengan demikian kita dapat menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah," kata Warsono.
Sementara itu, Penjabat Sekda Kabupaten Biak Numfor, Zacharias L. Mailoa, menegaskan bahwa ketahanan pangan menjadi salah satu fondasi utama dalam menjaga stabilitas inflasi daerah.
Ia menilai potensi sektor perikanan dan kelautan di Kabupaten Biak Numfor perlu terus dioptimalkan agar mampu mendukung ketersediaan pangan, menjaga stabilitas harga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
"Ketahanan pangan merupakan pondasi utama dalam menjaga stabilitas inflasi. Biak Numfor memiliki potensi besar di sektor perikanan dan kelautan yang harus dioptimalkan melalui kolaborasi seluruh pihak agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," tutur Zacharias L. Mailoa.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga memperoleh penguatan kapasitas dari sejumlah narasumber yang berasal dari Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Biak Numfor, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Papua, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Biak Numfor.
Para narasumber menekankan pentingnya pengambilan kebijakan berbasis data, antisipasi dampak perubahan iklim terhadap produksi dan distribusi pangan, optimalisasi penyerapan anggaran daerah, serta penguatan tata kelola TPID agar program pengendalian inflasi berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor berharap kolaborasi dengan seluruh mitra strategis dapat terus diperkuat guna menjaga stabilitas inflasi, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....