Presiden Prabowo Pimpin Akad Massal KPR Subsidi Nasional

  • 31 Jul 2026 20:50 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin langsung acara Akad Massal Debitur KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan nasional. Kegiatan tersebut dipusatkan di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Kamis, 30 Juli 2026.

Acara tersebut diikuti sekitar enam puluh dua ribu debitur FLPP dari berbagai daerah di seluruh Indonesia secara serentak bersama. Momentum tersebut menjadi bagian upaya pemerintah memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap kepemilikan hunian yang layak dan terjangkau.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo berdialog langsung melalui sambungan virtual dengan seorang penerima manfaat asal Kota Jayapura, Papua. Dialog berlangsung hangat sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat penerima program rumah subsidi di berbagai daerah Indonesia.

Penerima manfaat tersebut bernama Stenli Watipo yang sehari-hari bekerja sebagai penjual pinang di kawasan Gurabesi, Jayapura Utara, Papua. Ia mengungkapkan rasa haru setelah resmi memiliki rumah impian melalui program KPR subsidi dari pemerintah Indonesia bersama keluarga.

Stenli menjelaskan telah menyelesaikan penandatanganan akad KPR subsidi pada pertengahan Juli 2026 dengan skema pembiayaan yang sangat terjangkau. Menurutnya, cicilan bulanan sekitar satu juta delapan ratus ribu rupiah sesuai kemampuan sebagai pekerja sektor informal di Jayapura.

Ia juga menyampaikan rumah subsidi tersebut dijadwalkan mulai ditempati bersama keluarga pada Agustus 2026 setelah seluruh proses administrasi selesai. Ungkapan syukur tersebut disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo saat mengikuti acara akad massal secara virtual dari Jayapura.

Presiden Prabowo menegaskan pentingnya semangat Indonesia Incorporated melalui sinergi pemerintah, perbankan, pengembang, serta pelaku usaha kecil nasional bersama. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah yang layak dan berkelanjutan bagi semua.

Presiden mengatakan konsep Indonesia Incorporated mendorong pihak besar membantu masyarakat kecil agar semakin produktif menuju kesejahteraan bersama nasional. Ia menegaskan kebutuhan perumahan masyarakat Indonesia masih sangat besar sehingga memerlukan kerja sama seluruh pemangku kepentingan secara berkelanjutan.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengatakan penyaluran rumah subsidi melalui skema FLPP mencatatkan rekor nasional terbaru. Pada tahun 2025, penyaluran rumah subsidi berhasil mencapai dua ratus tujuh puluh delapan ribu unit di seluruh Indonesia.

Dukungan terhadap program tersebut diperkuat PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk melalui komitmen menjangkau seluruh lapisan masyarakat Indonesia secara inklusif. Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan sebanyak enam ribu lima puluh sembilan debitur BRI mengikuti akad massal nasional bersama.

BRI juga menyalurkan KPR senilai delapan ratus delapan puluh miliar rupiah kepada sekitar tujuh ribu seratus debitur penerima manfaat nasional. Hingga 28 Juli 2026, realisasi penyaluran KPR BRI mencapai sepuluh koma sembilan puluh empat triliun rupiah secara nasional bersama.

Hery Gunardi menjelaskan capaian tersebut telah mencapai sembilan puluh satu koma delapan belas persen dari target tahunan perusahaan saat ini. Penyaluran Kredit Usaha Rakyat juga mencapai seratus tiga koma delapan puluh satu triliun rupiah hingga pertengahan tahun 2026 nasional.

Melalui sinergi pembiayaan inklusif, pemerintah bersama perbankan berharap kepemilikan hunian masyarakat semakin mudah diwujudkan secara berkelanjutan di Indonesia. Langkah tersebut juga diharapkan membantu mengurangi backlog perumahan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....