Indosat Dorong Ekosistem AI Melalui Investasi Infrastruktur, dan Talenta
- 31 Jul 2026 15:20 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – PT. Indosat Tbk terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) melalui investasi pada infrastruktur digital, pengembangan talenta, serta penerapan bisnis berkelanjutan.
President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan, pada semester pertama 2026, bisnis AI Cloud Indosat mencatat pendapatan sebesar US$33 juta, melampaui total pendapatan sepanjang tahun 2025. Capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kebutuhan industri terhadap layanan infrastruktur AI di Indonesia.
“Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, Indosat juga memperoleh tambahan spektrum frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz dengan total 80 MHz. Penambahan kapasitas jaringan ini akan memperkuat layanan 5G sekaligus membuka peluang pengembangan berbagai layanan digital berbasis AI,” kata Vikram Sinha.
Vikram Sinha menegaskan, Indosat akan terus mempercepat transformasi dengan menjadikan AI sebagai mesin pertumbuhan jangka panjang.
Selain berinvestasi pada teknologi, Indosat juga memperluas dampak sosial melalui kemitraan dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan Wadhwani Foundation. Kolaborasi tersebut menargetkan lahirnya satu juta talenta digital dan 100 ribu wirausaha berbasis AI hingga tahun 2029.
Di bidang keberlanjutan, optimalisasi jaringan berbasis AI dan pengelolaan energi yang lebih efisien berhasil menurunkan intensitas emisi karbon sebesar 50,89 persen. Komitmen terhadap praktik bisnis berkelanjutan turut mengantarkan Indosat masuk dalam tiga Indeks ESG KEHATI, yakni SRI-KEHATI, ESG Sector Leaders, dan ESG Quality 45 untuk periode Juni hingga November 2026.
“Melalui kombinasi investasi teknologi, penguatan jaringan, pengembangan sumber daya manusia, dan komitmen terhadap keberlanjutan, Indosat menargetkan terciptanya ekosistem AI nasional yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dalam jangka panjang,” tutup Vikram Sinha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....