Satgas Ops Damai Cartenz Edukasi Pelajar Sarmi soal Narkoba dan Media Sosial

  • 30 Jul 2026 21:30 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menggelar sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dan penggunaan media sosial secara bijak kepada siswa SD-SMP Satu Atap Kasukwe, Kabupaten Sarmi, Rabu (29/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, Satgas juga menyalurkan bantuan bingkisan dan seragam sekolah dari Astamaops Kapolri kepada pihak sekolah.

Sosialisasi diikuti para guru dan pelajar dengan materi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, dampaknya bagi kesehatan dan masa depan generasi muda, serta pentingnya menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes. Pol. Yusuf Sutejo, mengatakan edukasi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif narkoba maupun penyalahgunaan media sosial.

"Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus kita jaga bersama. Melalui sosialisasi ini kami ingin membekali mereka dengan pemahaman tentang bahaya narkoba dan pentingnya menggunakan media sosial secara bertanggung jawab," ujarnya.

Selain penyampaian materi, Satgas juga menyerahkan bantuan berupa bingkisan dan seragam sekolah kepada pihak sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan semangat belajar para siswa.

Kepala SD-SMP Satu Atap Kasukwe, Yuliana Mare, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi mengenai penggunaan media sosial sangat bermanfaat bagi para pelajar di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Ia juga menyampaikan terima kasih atas bantuan seragam sekolah yang disalurkan kepada para siswa.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, menegaskan pembinaan generasi muda melalui kegiatan edukatif merupakan bagian dari pendekatan humanis yang terus dikedepankan dalam pelaksanaan Operasi Damai Cartenz.

Menurutnya, selain menjaga keamanan, Polri juga berupaya membangun karakter, wawasan, dan kesadaran generasi muda agar tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan memiliki semangat meraih cita-cita.

“Kegiatan pembinaan kepada pelajar akan terus diperluas sebagai langkah preventif untuk mencegah berbagai ancaman yang dapat memengaruhi masa depan anak-anak Papua,” tegas Kaops Damai Cartenz.

Ia menilai sinergi antara Polri, sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam membentuk generasi Papua yang unggul, berkarakter, serta memiliki kesadaran hukum dan semangat belajar yang tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....