Partisipasi Masyarakat Jadi Tantangan Pendidikan di Papua

  • 29 Jul 2026 07:14 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, menilai partisipasi masyarakat masih menjadi tantangan dalam memajukan pendidikan di Papua. Kondisi tersebut berdampak pada kelancaran proses belajar mengajar di sejumlah daerah.

Christian mengatakan partisipasi masyarakat menjadi satu dari empat persoalan utama pendidikan di Papua. Persoalan itu perlu diselesaikan bersama pemerintah agar kualitas pendidikan terus meningkat.

“Hari ini partisipasi masyarakat masih punya masalah,” kata Christian, Rabu, 29 Juli 2026. “Karena itu jangan kaget kalau tiba-tiba orang berani sekali palang sekolah.”

Menurut Christian, kepedulian masyarakat terhadap pendidikan perlu diperkuat. Dukungan sederhana dari warga dinilai dapat membantu guru menjalankan tugasnya.

Ia mencontohkan masih ada guru yang kesulitan memperoleh transportasi menuju sekolah. Akibatnya, proses belajar mengajar tidak dapat berlangsung sesuai jadwal.

“Ada guru yang harus naik bus ke sekolah, tetapi tidak pernah mendapat tempat duduk,” ujarnya. “Akhirnya setiap kali ke sekolah selalu terlambat.”

Christian mengatakan masyarakat seharusnya memberi prioritas kepada guru yang bertugas di wilayah tersebut. Langkah itu menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan layanan pendidikan.

“Harusnya setiap bus menyediakan dua tempat untuk guru,” katanya. “Supaya mereka bisa tiba tepat waktu di sekolah.”

Selain itu, Christian juga menyoroti masih maraknya penyalahgunaan narkoba dan penyebaran lem aibon di kalangan anak. Menurutnya, persoalan tersebut tidak dapat diatasi tanpa keterlibatan masyarakat.

“Kita dengar lagi anak-anak kena narkoba,” ujarnya. “Orang yang menjual aibon itu juga bagian dari persoalan yang harus kita hentikan.”

Christian menegaskan pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Keberhasilan pembangunan sumber daya manusia juga ditentukan oleh kepedulian masyarakat terhadap lingkungan pendidikan.

“Intinya, persoalan anak dan pendidikan harus kita tuntaskan bersama,” kata Christian. “Peran masyarakat sangat menentukan keberhasilannya.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....